
Pada bulan Mei lalu, perusahaan pengecoran logam terbesar di dunia, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), akan mengumumkan bahwa mereka tengah membangun fasilitas produksi chip di AS. Fasilitas AS tersebut selangkah lebih dekat dengan kenyataan. Kementerian urusan ekonomi Taiwan memberikan lampu hijau bagi TSMC untuk melanjutkan tahap pertama pembangunan pabrik di Arizona dengan investasi sebesar $3.5 miliar. Total biaya fasilitas tersebut diperkirakan mendekati $12 miliar.
Kementerian Ekonomi negara tersebut memiliki pekerjaan untuk mengesahkan investasi besar yang dilakukan di luar negeri oleh perusahaan Taiwan. Aplikasi TSMC telah disetujui oleh kementerian menurut pengumuman yang dibuat sebelumnya hari ini. Pabrik tersebut diharapkan beroperasi pada tahun 2024 dan menghasilkan chip yang dibuat menggunakan proses 5nm. Pada tahun itu, sirkuit terpadu paling canggih akan dibuat menggunakan proses 3nm. Pabrik TSMC di Arizona akan menghasilkan wafer berukuran 12 inci dengan produksi sebanyak 20,000 unit per bulan dari fasilitas tersebut.
Pabrik ini awalnya direncanakan oleh Presiden Donald Trump sebagai tanda bahwa AS akan menjadi pemimpin dalam produksi teknologi. Sementara banyak perusahaan AS mendesain produk mereka di negara bagian seperti yang dilakukan Apple, produksi sebenarnya biasanya dilakukan di luar negeri di Taiwan atau TiongkokMisalnya, iPhone dirancang di Cupertino tetapi dirakit oleh tiga perusahaan Taiwan. Trump telah meminta TSMC untuk mengumumkan rencananya sebelum pemilihan umum AS karena ia memperkirakan peluangnya untuk terpilih kembali akan semakin besar jika ia dapat mengumumkan bahwa produsen chip terbesar di dunia tersebut sedang membangun pabrik di negara bagian tersebut. Namun, tampaknya Trump akan lengser saat pabrik di Arizona tersebut mulai memproduksi massal.