Februari 6, 2026

King Child China membuka pengecer kedua

kingbaby cina 12.16.14 halaman 001
Waktu Membaca: 2 menit

Penjual perhiasan King Child telah membuka pengecer keduanya di Cina, mengekspor barang dagangan 'buatan tangan di Amerika Serikat' ke Cina.

Toko King Child China yang baru, di Village di Sanlitun di Beijing, adalah toko kedua di Ibukota Cina dan dibuka dalam kemitraan dengan The Retail Grup, dimiliki oleh Cy Ching.

The Village di Sanlitun adalah kompleks perbelanjaan terbuka yang terdiri dari 19 gedung, sangat berbeda dari bangunan komersial ber-AC tertutup tradisional di seluruh AsiaDengan halaman yang dipengaruhi oleh Beijing di masa lampau, di samping barang-barang dan desain trendi karya seniman modern, suasana tersebut menarik warga Beijing yang trendi di samping wisatawan di seluruh dunia.

King Child terletak tepat di sebelah Apple, menjamin banyaknya pengunjung yang berjalan kaki melewati area baru tersebut.

“King Child percaya pada pengerjaan ulang sesuatu yang diantisipasi menjadi sesuatu yang baru, menghadirkan detail yang khas pada produk kerajinan,” kata pendiri Mitchell Binder.

“Kami menganggap bahwa kualitas tinggi, produk khusus, dan 'Buatan AS' adalah nilai yang sepadan dengan emasnya.”

Binder menggambarkan Cy Ching sebagai salah satu dari sedikit pengecer di seluruh dunia yang memahami pentingnya membangun model gaya hidup.

"Kemitraan ini telah membuka banyak peluang bagi kami untuk berkembang sebagai sebuah organisasi di banyak kelas. Ada kebutuhan akan produk 'Buatan AS' yang mencerminkan gaya hidup dan dapat bertahan lama di pasar ritel global," kata Binder.

Koleksi ini menangkap semangat Americana dengan daya tarik hubungan rock n' roll dan terdiri dari liontin perak murni, gelang manik-manik, anting-anting, dan aksesori yang dihiasi dengan fosil gading mamut, batu jet dan pirus yang ditambang secara lokal.

“Kolaborasi ini membawa model gaya hidup AS asli kepada konsumen berbahasa Tiongkok dan tren baru ke pasar perhiasan Tiongkok,” kata The Retail Group.

King Child yang berkantor pusat di Los Angeles mendesain, memasarkan, dan menjual perhiasan premium. Koleksinya terdiri dari liontin, gelang, anting, dan aksesori berbahan perak dan emas murni untuk pria dan wanita. Perusahaan ini memiliki toko ritel di Santa Monica, Nashville, dan Las Vegas serta mendistribusikan barang dagangan ke mal dan butik kelas atas, termasuk Saks Fifth Avenue, Harvey Nichols, dan Kitson.

Di luar AS, barang dagangan dibeli secara langsung dan melalui distributor ke berbagai department store dan butik terkemuka di China, Jepang, Kanada, Jerman, Inggris, Prancis, Rusia, Swiss, dan Austria.

Grup Ritel tersebut memiliki tujuh tempat kerja di Tiongkok yang mengawasi G Star Uncooked, dengan 200 toko ritel, 60 toko yang dikelola sendiri di tujuh kota utama, termasuk kantor utama di 344 Huai Huai Rd di Shanghai, di Occasions Sq. Hong Kong, dan di The Venetian Macau.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV