
Made-in-China.com, perusahaan perdagangan global, telah meningkatkan lalu lintas situs webnya lebih dari 2000 persen menggunakan portofolio cloud yang terkelola.
Solusi hosting khusus dari Backspace, yang merupakan bagian dari penawaran cloud terkelolanya, memungkinkan perusahaan memiliki kontrol penuh atas servernya sekaligus menikmati kecepatan dan kinerja tinggi.
“Sebagai perusahaan e-commerce yang menghubungkan pembeli di seluruh dunia dengan pemasok Tiongkok, sangat penting bagi kami untuk menyediakan pengalaman yang ramah pengguna dan berkualitas kepada pelanggan kami di seluruh dunia,” kata Tao Yan, Manajer TI, Made-in-China.
Perusahaan ini mulai bekerja sama dengan Racks[ace pada tahun 2006 dan sejak saat itu telah meningkatkan lalu lintas situs webnya dari 1 hingga 2 juta menjadi 25 hingga 35 juta saat ini. Pendapatan juga meningkat dari CNY43 juta (USD6.9 juta) per tahun pada tahun 2006 menjadi sekitar CNY500 juta (USD80.5 juta) per tahun saat ini.
“Berkat dukungan perusahaan, kami dapat berfokus pada pengembangan bisnis kami dari tahun ke tahun, alih-alih menghabiskan waktu menangani masalah TI, seperti yang kami lakukan dengan penyedia layanan kami sebelumnya,” imbuh Tao Yan.
Dalam delapan tahun Made-in-China bekerja sama dengan Rackspace, infrastruktur perusahaan juga telah tumbuh secara dramatis, dari hanya dua server pada tahun 2006 menjadi total 23 server yang dihosting di AS, serta tujuh server cloud yang dihosting di Hong Kong.
Sementara Made-in-China berpusat di Nanjing, Tiongkok, lebih dari 70 persen lalu lintas web Made-in-China berasal dari luar negeri, artinya mereka membutuhkan penyedia hosting andal yang dapat mendukung bisnisnya secara global.
"Semakin banyak perusahaan yang berkantor pusat di Tiongkok yang berekspansi ke Barat, permintaan akan solusi hosting yang stabil dan fleksibel yang dapat mengelola lalu lintas di seluruh dunia pun meningkat," kata Ajit Melarkode, direktur pelaksana Rackspace Asia-Pasifik.