Februari 13, 2026

Malaysia luncurkan pajak konsumsi meski publik resah

pajak utama
Waktu Membaca: <1 menit

Malaysia minggu lalu menerapkan pajak konsumsi enam persen yang ditujukan untuk menutup sistem pengumpulan pajak yang bocor dan mengatasi defisit fiskal yang semakin melebar, tetapi telah memicu protes oposisi selama setahun terakhir.

Pemerintah dan ekonom mengatakan Pajak Barang dan Jasa (GST) akan membantu mengatasi sistem pengumpulan pendapatan yang tidak memadai di mana pajak penghasilan saat ini hanya dibayarkan oleh sekitar 11 persen perusahaan terdaftar dan 14.8 persen karyawan.

Namun GST telah memicu demonstrasi oleh partai-partai oposisi, yang mengatakan bahwa konsumen dibebani tagihan karena kesalahan pemerintah dalam mengelola GST. ekonomi.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV