
Mary Buffett, mantan menantu investor terkenal Warren Buffett, membantu meluncurkan Jitta.com minggu lalu, sebuah platform yang ditujukan untuk eceran investor saham di ibu kota Thailand. Buffett membawa pengetahuan Buffett ke Bangkok untuk menarik minat investor yang ingin menjadi sebaik pemilih saham terkenal tersebut.
Mary, salah satu penulis buku terlaris “Buffetology,” menaruh namanya di balik perusahaan rintisan Jitta. Setelah menguji platform tersebut sendiri, Ms. Buffett merasa platform tersebut merupakan alat yang mengesankan bagi para investor.
Dukungan Mary terhadap Jitta.com merupakan dorongan yang jelas bagi perusahaan rintisan berbasis di Thailand, yang ingin meraih kesuksesan besar di kancah investasi ritel internasional.
Ibu Buffett bertemu dengan pendiri Jitta.com Trawut Luangsomboon tiga tahun lalu, dan merupakan salah satu investor awal dalam proyek tersebut. Perusahaan rintisan tersebut diluncurkan di AS pada tahun 2014.
Jitta menggunakan gaya investasi Warren Buffett untuk menyederhanakan investasi ritel dan memudahkan sebagian besar individu untuk memulai. Gaya Buffett terutama difokuskan pada pembelian saham-saham bagus saat harganya sedang rendah.
Ketika harga saham turun di bawah “harga wajar” Jitta, investor terdorong untuk membeli saham tersebut – sebagaimana yang dilakukan Warren Buffet.
Melalui penerapan elemen utama Buffetology, platform ini membantu investor meminimalkan risiko saat melakukan uji tuntas.
Jitta meliput saham di Singapura, AS, Thailand, Vietnam, dan Hong Kong.