12 April, 2026

Modern Beauty Salon Holdings catat laba anjlok

salon modern
Waktu Membaca: 2 menit

Modern Beauty Salon Holdings telah melaporkan penurunan laba sebesar 87.4 persen pada semester pertama karena konsumen menahan pengeluaran diskresioner mereka.

Modern Beauty menjalankan 42 pusat layanan di Tiongkok Daratan, Hong Kong dan Taiwan, 16 di Singapura dan tiga di MalaysiaPerusahaan 17 eceran Toko-toko berdagang dengan merek Pen and Be Beauty Shop di Hong Kong, Kowloon, dan New Territories.

Salon Kecantikan Modern

Pendapatan grup di seluruh pasar turun 12.2 persen menjadi HK$402.7 juta tahun ke tahun, sementara penerimaan kotor dari penjualan paket kecantikan prabayar turun dari $387.5 juta menjadi $350.4 juta. Hal itu menghasilkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham hanya sebesar $5.7 juta, dibandingkan dengan $45.5 juta untuk periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan itu mengatakan pasar keuangan yang bergejolak dan melemahnya ekonomi Hong Kong membuat orang lebih konservatif dalam pengeluaran mereka.

“Bisnis layanan kecantikan, pelangsingan, dan kesehatan kami di Hong Kong tak pelak lagi terpengaruh. Meski demikian, dengan memanfaatkan manajemen layanan kami yang sangat baik yang memfasilitasi jaminan kualitas yang lebih baik, manajemen kami yakin akan prospek bisnis kami selanjutnya.”

Perusahaan tersebut mengatakan meskipun pertumbuhan ekonomi di Tiongkok Daratan melambat, mereka masih percaya pasar kecantikan, pelangsingan tubuh, dan kesehatan di sana akan terus berkembang pesat dengan permintaan yang terus meningkat karena "semakin banyak penduduk yang beralih ke kelas borjuis".

"Nama merek kami telah mengamankan kehadiran di Tiongkok Daratan dengan fondasi kokoh yang telah kami bangun selama bertahun-tahun di Beijing, Shanghai, dan Guangzhou. Rencana untuk membuka lebih banyak toko di Tiongkok Daratan sedang berlangsung."

Di Singapura dan Malaysia, penerimaan dari penjualan paket kecantikan prabayar berjumlah $37,768,000, sementara pendapatan dari layanan yang diberikan berjumlah $55,673,000, turun masing-masing sebesar 35 persen dan 36.6 persen.

“Penurunan ini terutama disebabkan oleh kebijakan pemerintah baru di Singapura dan Malaysia. Untuk Singapura, mulai Juni 2015, jika total saldo terutang berbunga milik penduduk lokal pada semua kartu kredit dan fasilitas kredit tanpa jaminan melebihi 24 kali pendapatan bulanannya selama tiga bulan berturut-turut, jalur kreditnya akan ditangguhkan. Ini berarti bahwa ia tidak akan diizinkan untuk menagih jumlah baru pada kartu kredit dan/atau fasilitas kredit tanpa jaminan yang sudah ada. Untuk Malaysia, mulai April 2015, GST sebesar enam persen dikenakan pada penyedia layanan lokal, termasuk layanan kecantikan. Kebijakan ini telah merusak sentimen konsumsi lokal secara signifikan.

“Grup ini akan terus menjalankan pengembangan bisnis lokalnya dengan hati-hati dan kami yakin bahwa masyarakat setempat akan terbiasa dengan kebijakan baru dan sentimen konsumsi akan pulih seiring berjalannya waktu.”

Modern Beauty mengatakan pihaknya berencana untuk meluncurkan situs web eCommerce selama enam bulan ke depan.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV