
Ho Nhan, CEO Nanogen yang terhormat dan pelopor dalam upaya Vietnam menemukan vaksin Covid-19, telah meninggal dunia pada usia 59 tahun. Keluarganya mengonfirmasi berita memilukan itu pada Selasa pagi, yang menciptakan kekosongan dalam lanskap bioteknologi Vietnam yang sedang berkembang.
Nguyen Thi Son, ibu mertuanya dan pendiri Son Kim Group—perusahaan keluarga yang bergerak di bidang real estate dan ritel—berbicara tentang perjuangan kesehatannya di media sosialIa mengungkapkan bahwa meski tengah berjuang melawan penyakit jantung dan kerap kali menunjukkan rasa lelah, Hnan tetap tekun dan berdedikasi tinggi terhadap pekerjaannya.
Berasal dari New York, Nhan mengasah keahliannya dengan meraih gelar Ph.D. di bidang bioteknologi dari University of Arizona. Setelah bertahun-tahun meneliti di luar negeri, ia kembali ke tanah air pada tahun 1997 dan mendirikan Nanogen Pharmaceutical Biotechnology Jsc, sebuah kekuatan pionir di bidang tersebut. Ia memimpin perusahaan sebagai ketua dan CEO hingga tahun 2021, saat ia menyerahkan tongkat estafet kepada istrinya, Nguyen Thi Hong Van. Namun, hanya enam bulan kemudian, seperti burung phoenix yang bangkit dari abu, ia kembali menjabat sebagai CEO dan terus memajukan perusahaan hingga kematiannya yang terlalu dini.
Pada tahun 2019, Nanogen dinilai lebih dari VND5 triliun (sekitar US$193 juta), dengan Nhan memegang 59.6% saham di perusahaan tersebut dan Van memiliki 14.6%. Nanogen termasuk di antara sedikit organisasi Vietnam yang terdepan dalam meneliti vaksin Covid-19 dan mengukir sejarah pada akhir tahun 2020 sebagai yang pertama memulai uji coba manusia untuk vaksinnya, NanoCovax. Pada tahun berikutnya, tim peneliti melaporkan bahwa dosis 25 mikrogram memberikan hampir 52% efikasi perlindungan setelah 180 hari—prestasi yang mengesankan di tengah krisis kesehatan global.
Keberhasilan Nanogen tidak hanya diukur dari statistik khasiatnya; perusahaan ini memegang peranan penting dalam memproduksi bahan baku farmasi dan obat suntik yang memanfaatkan teknologi canggih. Selain latar belakang Nhan yang kaya, ia juga memiliki kecerdasan finansial, menjabat sebagai anggota dewan direksi di Vina Securities Company dari tahun 2013 hingga 2016 dan memperoleh penghargaan atas keahliannya dalam merger dan akuisisi di sektor farmasi, rumah sakit, dan peralatan medis di seluruh AS dan Hong Kong.
Setelah kepergiannya, Vietnam tidak hanya berduka atas kematian seorang pemimpin di bidang bioteknologi, tetapi juga kehilangan seorang visioner yang menggabungkan semangat dan ketahanan untuk mencapai hal yang luar biasa.
Apa peran Ho Nhan dalam pengembangan vaksin Covid-19 di Vietnam?
Ho Nhan adalah CEO Nanogen, yang merupakan salah satu organisasi pertama di Vietnam yang melakukan uji coba manusia untuk vaksin Covid-19, NanoCovax.
Apa saja pencapaian penting Nanogen di bawah kepemimpinan Ho Nhan?
Di bawah bimbingan Nhan, Nanogen menjadi terkenal karena memproduksi bahan baku farmasi dan obat suntik menggunakan teknologi mutakhir, dan mencapai valuasi perusahaan lebih dari VND5 triliun pada tahun 2019.
Keahlian apa lagi yang dimiliki Ho Nhan selain bioteknologi?
Selain karyanya di bidang bioteknologi, Ho Nhan memiliki latar belakang yang substansial dalam keuangan, termasuk menjabat sebagai anggota dewan direksi di Vina Securities Company dan diakui atas keahliannya dalam merger dan akuisisi di berbagai sektor.