
Sulawesi Utara akan mengekspor kopi dari Kota Kotamobagu ke Tiongkok dan Italia, karena permintaannya tinggi di negara-negara tersebut.
"Rencananya tahun ini Sulut akan mengekspor kopi dari Kota Kotamobagu ke China dan Italia," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut T Hasudungan Siregar di Manado, Rabu.
Langkah-langkah sekarang sedang diambil untuk memulai ekspor, tambahnya.
"Saat ini kami sedang menyiapkan rekomendasi untuk ekspor. Nanti kami akan mendaftarkan eksportir untuk kopi tersebut," katanya.
Jika suatu perusahaan sudah mengekspor sekitar 200 ton kopi selama setahun, maka perusahaan itu akan terdaftar sebagai eksportir, menurutnya.
Ia berharap masyarakat Kota Kotamobagu dapat memanfaatkan peluang ini karena saat ini pasar kopi sangat terbuka lebar.
Masyarakat juga harus meningkatkan produksi dan kualitas kopi, sehingga jika permintaan meningkat di masa mendatang, mereka mampu memenuhinya.
“Konsistensi sangat penting dalam mengekspor komoditas,” katanya.
Saat ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut terus mendorong agar komoditas unggulan Sulut dapat dipasarkan ke berbagai negara di dunia.
Hal ini penting untuk menghasilkan devisa bagi negara.