10 Maret, 2026

Investasi Nvidia Senilai $100 Miliar di OpenAI: Sebuah Perubahan Besar dalam Pengembangan AI dan Dinamika Pasar

Nvidia AI
Waktu Membaca: 3 menit

Pada hari Selasa, saham Nvidia anjlok $5.18 atau 2.82%, menutup sesi perdagangan reguler di level $178.43. Sahamnya melemah, kehilangan lebih dari setengah dari kenaikan 4% yang terjadi pada hari Senin. Hal ini terjadi setelah perusahaan teknologi tersebut mengumumkan rencananya untuk berinvestasi hingga $100 miliar di perusahaan induk ChatGPT, OpenAI. Kemitraan ini akan memungkinkan OpenAI untuk membangun pusat data yang didukung oleh "kapasitas komputasi" 10 gigawatt dari sistem AI Nvidia.

Keunggulan GPU dalam Sistem AI

Sistem AI Nvidia berjalan pada chip GPU (Graphics Processing Unit) milik perusahaan. Alasan GPU lebih disukai daripada CPU (Central Processing Unit) dalam sistem AI adalah karena kemampuannya dalam pemrosesan paralel. Ini berarti GPU dapat memiliki beberapa inti yang mengerjakan data yang sama secara bersamaan. Di sisi lain, CPU memproses data secara berurutan, menangani tugas satu per satu.

Perkembangan Masa Depan

Tahap pertama kemitraan ini diperkirakan akan mulai diimplementasikan pada paruh kedua tahun 2026 menggunakan platform Nvidia Vera Rubin. Platform ini merupakan iterasi terbaru dari platform AI dan pusat data Nvidia, yang akan menggantikan arsitektur Blackwell yang ada. Dinamai berdasarkan nama seorang pelopor di bidang astronomi, platform Vera Rubin dirancang untuk sistem rak besar, alih-alih opsi chip tunggal. Desain platform ini memungkinkannya untuk mengelola dan memproses data dalam jumlah besar secara bersamaan.

Kegembiraan di Balik Kemitraan

Jensen Huang, pendiri dan CEO Nvidia, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kemitraan ini, menegaskan bahwa Nvidia dan OpenAI telah saling menantang dan mendorong selama satu dekade. Ia yakin bahwa investasi dan kemitraan infrastruktur ini menandai lompatan maju yang signifikan dengan memanfaatkan 10 gigawatt untuk mewujudkan era kecerdasan berikutnya.

Senada dengan Huang, salah satu pendiri dan presiden OpenAI, Greg Brockman, menyatakan bahwa OpenAI telah berkolaborasi erat dengan Nvidia sejak awal berdirinya. Mereka telah memanfaatkan platform Nvidia untuk mengembangkan sistem AI yang digunakan ratusan juta orang setiap hari. Penggunaan komputasi sepuluh gigawatt bersama Nvidia menandai fase yang menarik dalam memperluas jangkauan AI dan meningkatkan manfaatnya bagi semua orang.

Lanskap AI

OpenAI saat ini memiliki lebih dari 700 juta pengguna aktif mingguan, dan kemitraannya dengan Nvidia akan memberikan manfaat bagi umat manusia melalui pengembangan solusi AI yang inovatif. Kesepakatan ini diperkirakan akan rampung dalam beberapa minggu mendatang.

Di sektor teknologi, AI masih menjadi topik yang umum, dan akibatnya, saham Nvidia telah menjadi standar baru bagi industri ini. Nilai pasar Nvidia kini mencapai $4.34 triliun, melampaui perusahaan-perusahaan seperti Apple ($3.78 triliun) dan Microsoft ($3.79 triliun).

Microsoft telah menginvestasikan $13 miliar di OpenAI, tetapi alih-alih memperoleh persentase kepemilikan tertentu, Microsoft menandatangani perjanjian pembagian keuntungan, menerima 49% dari keuntungan OpenAI Global, LLC setiap tahun hingga batas tertentu tercapai.

Selain itu, Alphabet, perusahaan induk dari Google, juga telah memantapkan dirinya sebagai pemimpin dalam AI dengan nilai pasar sebesar $3.06 triliun. Selama setahun terakhir, saham Alphabet telah mengalami peningkatan sebesar 55%, bahkan melampaui kenaikan tahunan Nvidia sebesar 47%.

pertanyaan

Mengapa GPU lebih disukai daripada CPU dalam sistem AI?
GPU unggul dalam pemrosesan paralel, yang memungkinkan beberapa inti memproses data yang sama secara bersamaan. Sebaliknya, CPU menangani tugas satu per satu, memproses data secara berurutan.

Apa pentingnya kemitraan Nvidia dengan OpenAI?
Kemitraan ini menandai kemajuan signifikan di bidang AI. Dengan investasi Nvidia, OpenAI dapat membangun pusat data yang didukung oleh kapasitas komputasi 10 gigawatt, memperluas batas kecerdasan dan meningkatkan manfaat AI bagi semua orang.

Bagaimana kesepakatan Nvidia-OpenAI berdampak pada lanskap AI?
Kesepakatan ini, antara lain, menandai perubahan kepemimpinan dalam industri AI. Hal ini semakin mengukuhkan posisi Nvidia sebagai pemimpin pasar, dengan sahamnya kini muncul sebagai standar baru untuk sektor ini, bahkan melampaui raksasa teknologi seperti Apple dan Microsoft.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV