9 Maret, 2026

Philips Lighting merupakan perusahaan pencahayaan pertama yang “menerangi” jalan ke depan untuk ritel Omni-channel

Philips Lighting
Waktu Membaca: 2 menit

Dengan meningkatnya biaya operasional dan meningkatnya persaingan dalam e-commerce, pengecer menyadari pentingnya memanfaatkan omni-channel eceran strategi untuk menghadirkan pengalaman baru dan lebih baik bagi pembeli masa kini.

Philips Lighting, pemimpin global di bidang pencahayaan, telah menjadi penyedia solusi pencahayaan pertama yang mengumumkan peluncuran 'chatbot' di halaman Facebook lokal mereka, yang memungkinkan pengguna untuk membeli rangkaian produk konsumen Philips Lighting melalui percakapan melalui platform messenger Facebook.

Pengguna Facebook kini bisa mendapatkan bantuan 24 jam dalam membuat keputusan pembelian pencahayaan hanya dengan berinteraksi dengan chatbot di sistem Facebook Messenger. Chatbot merespons dengan rekomendasi produk berdasarkan masukan pengguna di chat dan memungkinkan pengguna melakukan pembelian langsung di platform itu sendiri.

Selain menjadi penyedia lampu pertama yang secara resmi meluncurkan Facebook Messenger Bot, ini juga merupakan salah satu inisiatif yang dilakukan oleh perusahaan untuk kampanye LEDs Get Smart, yang bertujuan untuk mengedukasi konsumen tentang manfaat memasang lampu yang tepat di rumah. Dalam kampanye ini, Philips Lighting juga bermitra dengan Lazada Singapura untuk meluncurkan "toko elektronik khusus pertama" di platform e-commerce.

Prakarsa-prakarsa ini lahir dari keinginan Philips Lighting untuk menguasai pasar e-commerce lokal. Sebuah laporan bersama oleh Temasek Holdings dan Google telah mengungkapkan bahwa pasar e-commerce di Singapura diperkirakan bernilai US$5.4 miliar (S$7.4 miliar) pada tahun 2025, dan diperkirakan akan mencapai 6.7 persen dari seluruh penjualan ritel di Singapura. Seiring dengan semakin populernya e-commerce dan menjadi kontributor besar bagi tren ritel omni-channel, perusahaan ini bertujuan untuk tetap menjadi yang terdepan dengan menjadi perusahaan pencahayaan pertama yang memasuki segmen yang sedang berkembang ini. Langkah ini juga sejalan dengan rencana pemerintah, sebagaimana terungkap dalam pengumuman anggaran baru-baru ini, untuk mempromosikan digitalisasi di sektor ritel.

Alok Ghose, Managing Director dan Cluster Leader untuk Philips Lighting di Singapura, Malaysia, dan Ekspor mengatakan: “Kemitraan dengan Facebook dan Lazada Singapura akan menjadi peluang yang sangat baik bagi Philips Lighting untuk memanfaatkan segmen pasar e-commerce yang sedang berkembang untuk membuka pendapatan bisnis baru. Platform ini akan memungkinkan kami untuk menghadirkan cahaya yang lebih dari sekadar penerangan bagi rumah tangga Singapura, menghubungkan sistem pencahayaan rumah mereka ke Internet of Things, sebuah langkah awal yang layak dalam membangun rumah di Smart Nation.”

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV