
Pickup Coffee, sebuah jaringan kedai kopi murah yang berbasis di Filipina, dilaporkan sedang mencari pendanaan tambahan. Upaya ini termasuk menerbitkan obligasi konversi hingga $8 juta kepada Venturi Partners dan investor baru, Antler.
Diperkirakan bahwa penggalangan dana ekuitas ini berpotensi menghasilkan tambahan $20 hingga $40 juta. Laporan menunjukkan bahwa proses ini telah berhasil diselesaikan beberapa bulan sebelumnya.
Pickup Coffee didirikan pada tahun 2022 oleh Diego Lorenzo dan Jamie Fernandez. Awalnya, perusahaan ini beroperasi sebagai merek kopi yang hanya melayani pengiriman. Namun, bisnis ini akhirnya beralih ke model hibrida, dengan meluncurkan gerai bergaya food truck. Format inovatif ini memungkinkan Pickup Coffee untuk menjual minumannya dengan harga lebih rendah daripada yang biasanya terlihat di jaringan kedai kopi tradisional.
Menu Pickup Coffee menawarkan berbagai minuman kopi tradisional, teh dingin, cokelat panas, dan campuran spesial yang unik. Yang terakhir termasuk Ube Latte, Iced Pistachio Milk, dan Avocado Latte.
Sejak diluncurkan, Pickup Coffee telah mengalami pertumbuhan yang signifikan. Perusahaan ini telah membuka sekitar 500 gerai di Filipina dan telah memperluas jangkauannya ke skala internasional, dengan mendirikan 50 gerai di Meksiko.
Suntikan modal baru ini diprediksi akan membantu mendukung rencana ekspansi Pickup Coffee. Perusahaan ini berfokus pada penguatan operasinya di pasar yang sudah ada.
Siapakah para pendiri Pickup Coffee?
Diego Lorenzo dan Jamie Fernandez mendirikan Pickup Coffee.
Apa model bisnis Pickup Coffee?
Awalnya, Pickup Coffee beroperasi sebagai merek kopi yang hanya melayani pengiriman. Namun, bisnis ini akhirnya beralih ke model hibrida, meluncurkan gerai bergaya food truck, yang memungkinkan mereka menawarkan minuman dengan harga lebih rendah daripada jaringan kedai kopi tradisional.
Apa tujuan dari pendanaan tambahan yang sedang dicari oleh Pickup Coffee?
Suntikan modal baru ini diprediksi akan membantu mendukung rencana ekspansi Pickup Coffee, khususnya dengan fokus pada penguatan operasional di pasar yang sudah ada.