11 Maret, 2026

Industri plastik terpukul keras oleh larangan impor skrap secara tiba-tiba

plastik vietnam
Waktu Membaca: 2 menit

Perusahaan plastik Vietnam tidak dapat mengimpor dibatalkan karena dilarang oleh pemerintah, dan biaya tersebut menjadi tidak terjangkau sebagai akibatnya.

“Kita akan kehilangan $10 juta tahun ini jika kita tidak dapat mengimpor sampah plastik untuk produksi,” kata Tran Vu Le, direktur Le Tran Plastic, dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan Selasa oleh Asosiasi Plastik Vietnam (VPA).

Bisnis lain yang menghadiri acara tersebut mengatakan daur ulang plastik yang tidak memadai di negara tersebut berarti mereka tidak dapat memperoleh sampah secara lokal.

“HCMC menghasilkan 900 ton sampah plastik setiap hari, tetapi hanya 90 ton yang didaur ulang,” kata Hoang Phi Vu, direktur Perusahaan Plastik Minh Tam Tin Nghia.

Sebagian besar sampah plastik tercampur dengan sampah biasa dan tidak dipilah sehingga tidak memenuhi standar ekspor, katanya.

metrik tonImpor sampah plastik Vietnam tahun 2016-2017PEPETPVC20162017Resource Recycling Inc.

Masalah ini dimulai baru-baru ini setelah Pihak berwenang Vietnam melarang impor barang bekas seperti Tiongkok, yang melarang impor limbah tertentu pada Januari lalu.

Hingga 13 Agustus, ada lebih dari 6,600 kontainer berisi besi tua yang belum diambil di Pelabuhan Cat Lai di HCMC dan Pelabuhan Hai Phong, menurut kedua pelabuhan tersebut.

Mereka telah berada di sana selama lebih dari 30 hari, sebagian besar dari mereka berusia 90 hari.

Ketua VPA Ho Duc Lam menyampaikan kepada konferensi tersebut bahwa importir barang bekas enggan mengklaim kontainer tersebut karena peraturan yang terkait dengan impornya “tidak sesuai”.

Salah satu peraturan tersebut mengharuskan impor sampah plastik dengan kadar kotoran kurang dari 2 persen.

“Sangat sulit untuk mengekstraksi sampah dari kontainer untuk mengukur apakah kadarnya di bawah 2 persen,” kata Dinh Xuan Thang, direktur Pusat Penelitian dan Aplikasi Lingkungan Hoa Lu.

Peraturan Vietnam memperbolehkan impor botol air plastik kosong, tetapi tidak untuk botol yang berisi minuman manis.

“Siapa yang akan memilah botol-botol ini untuk dijual ke Vietnam?” tanya Hoang Duc Vuong, juru bicara bisnis daur ulang di VPA.

Eksportir plastik ke Vietnam H1 2018berdasarkan persentaseJepangASKoreaThailandNegara lainBea Cukai Vietnam

VPA mengatakan dalam sebuah rilis: “Bea Cukai Vietnam pada tanggal 7 Juli memberlakukan larangan mendadak terhadap impor barang bekas tanpa peringatan sebelumnya yang tidak memberikan waktu bagi para pelaku bisnis untuk bereaksi.”

Larangan ini telah memberikan “beban” kepada importir sampah plastik, katanya.

Lam mengatakan dia telah menulis surat kepada Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc dan Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup mengenai masalah tersebut.

Dalam enam bulan pertama tahun ini, Vietnam mengimpor 277,000 ton sampah plastik, sebagian besar berasal dari Jepang, AS, dan Korea.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV