
Perdana Menteri Pham Minh Chinh menuntut kejelasan dari lembaga pemerintah tentang melonjaknya harga perumahan, yang kini telah mencapai tingkat yang mengejutkan yang hanya sedikit orang yang mampu membelinya.
Dalam pertemuan pemerintah baru-baru ini, Chinh menyoroti dominasi properti mewah di pusat-pusat kota besar, dan menekankan kebutuhan mendesak akan akuntabilitas di pasar perumahan.
Ia mempertanyakan apakah "pasar properti sedang dimanipulasi," dan menekankan perlunya memerangi praktik-praktik seperti "penimbunan dan penimbunan harga secara berlebihan." Kekhawatiran Chinh sangat terasa: dengan harga apartemen yang melonjak antara VND70 juta dan VND100 juta (sekitar US$2,650-3,790) per meter persegi, banyak orang terpaksa bergulat dengan kenyataan pahit perumahan yang tidak terjangkau.
Perdana Menteri menggarisbawahi pentingnya peningkatan pasokan untuk memastikan pasar perumahan yang lebih seimbang, khususnya dengan memperkuat ketersediaan sosial perumahan yang ditujukan bagi keluarga berpenghasilan rendah dan menengah. Ia mencirikan inisiatif ini sebagai kebijakan penting yang "harus dilaksanakan", seraya menekankan bahwa mengejar pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan keadilan dan stabilitas sosial.
“Pengembangan segmen perumahan berpendapatan rendah dapat merangsang pertumbuhan di sektor-sektor lain di ekonomiPerdana Menteri lebih lanjut menegaskan bahwa peningkatan pasokan perumahan juga secara tidak langsung akan memfasilitasi aspirasi ekonomi bangsa, dengan proyeksi pertumbuhan 8.3-8.5% untuk tahun ini, disertai pertumbuhan dua digit di tahun-tahun berikutnya.
Urgensi langkah-langkah ini tercermin dalam data pasar terkini. Wakil Menteri Konstruksi Nguyen Van Sinh mengungkapkan bahwa harga rata-rata apartemen di Hanoi telah mencapai VND80 juta per meter persegi, menandai peningkatan 5.6% tahun ini. Harga rumah bandar dan vila bahkan lebih tinggi, berkisar antara VND100 juta hingga VND200 juta. Sementara itu, di Kota Ho Chi Minh, harga apartemen rata-rata VND89 juta, dengan nilai rumah bandar melonjak antara VND230 juta dan VND300 juta.
Saat Perdana Menteri menyerukan tindakan, orang tidak bisa tidak bertanya: akankah pasar perumahan Vietnam segera menyerupai permainan Monopoli berisiko tinggi, di mana hanya segelintir orang istimewa yang memegang kunci properti terbaik?
Tindakan khusus apa yang dipertimbangkan pemerintah Vietnam untuk mengatasi keterjangkauan perumahan?
Perdana Menteri Pham Minh Chinh menekankan perlunya peningkatan pasokan, terutama berfokus pada pengembangan perumahan sosial bagi keluarga berpenghasilan rendah dan menengah, untuk mengatasi krisis kenaikan harga perumahan.
Berapa harga apartemen rata-rata saat ini di kota-kota besar Vietnam?
Saat ini, harga apartemen rata-rata di Hanoi mencapai VND80 juta per meter persegi, sementara di Kota Ho Chi Minh sekitar VND89 juta per meter persegi.
Bagaimana Perdana Menteri Chinh menghubungkan kebijakan perumahan dengan pertumbuhan ekonomi?
Ia menunjukkan bahwa perluasan segmen perumahan berpendapatan rendah dapat merangsang pertumbuhan di sektor lain, berkontribusi pada proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 8.3-8.5% tahun ini dan seterusnya.