
Thailand adalah negara ketiga yang dikunjungi Jatomi Asean setelah perusahaan membuka cabang di Malaysia dan Indonesia, kata kepala eksekutif grup Tracy Gehlan.
Saat ini, perusahaan tersebut memiliki lebih dari 150,000 anggota di 70 klubnya di tujuh negara. Bermula pada tahun 2008 dari Polandia, perusahaan tersebut memiliki cabang di Republik Ceko, Rumania, dan Turki serta berkembang ke Asia Tenggara. Asia, yang memiliki lokasi di Malaysia, Indonesia, dan sekarang Thailand.
Ia berencana untuk memperluasnya menjadi 250 klub di seluruh dunia dalam lima tahun ke depan, katanya.
Gehlan mengatakan perusahaannya berekspansi ke Thailand karena potensi pasar yang kuat di negara tersebut. Saat ini, hanya 0.3 persen dari populasi Thailand yang secara teratur menggunakan klub kebugaran, dengan banyak yang menganggap biaya untuk bergabung dengan klub tersebut terlalu tinggi, dan banyak yang berhenti berolahraga karena mereka gagal mencapai hasil yang diinginkan.
Jatomi Fitness berfokus untuk menjadi salah satu operator klub kebugaran paling inovatif di dunia. Perusahaan ini menyatakan bahwa mereka bertujuan untuk memberikan pengalaman kebugaran yang benar-benar mudah diakses dan dinamis kepada para anggotanya dengan harga yang terjangkau, menggunakan peralatan canggih dan pelatih pribadi profesional yang memiliki keahlian dalam gizi dan kesehatan.
Klub pertamanya di Bangkok dibuka di Big C Rajdamri dengan luas 1,300 meter persegi. Klub kedua ada di Tesco Lotus Rama 4, dengan luas 1,450 meter persegi. Kedua lokasi tersebut mudah diakses melalui transportasi umum dan berlokasi sedemikian rupa sehingga kegiatan pergi ke pusat kebugaran dapat disesuaikan dengan rutinitas harian mereka, kata Jatomi.
Klub ini menawarkan biaya keanggotaan mulai dari Bt1,300 per bulan.
Perusahaan ini bertujuan untuk memiliki 48,000 anggota di Thailand pada tahun 2018.