Februari 8, 2026

Popeyes tunjuk mitra untuk peluncuran di China

Popeyes Louisiana Kitchen berskala
Waktu Membaca: 2 menit

Popeyes Louisiana Kitchen tengah merambah pasar KFC. Jaringan restoran ayam goreng yang berkantor pusat di Miami itu pada hari Rabu mengumumkan kesepakatan dengan Cartesian Capital Group untuk mengembangkan restoran di China dalam beberapa tahun mendatang. Dalam prosesnya, Popeyes akan memasuki negara yang didominasi oleh pesaing lamanya, KFC.

Popeyes bisa bergerak cepat jika rekam jejak Cartesian baru-baru ini menjadi indikasi. Perusahaan tersebut mulai mengembangkan lokasi Tim Hortons pada tahun 2019. Perusahaan Kanada kopi dan merek donat sudah memiliki 450 cabang di negara ini. Tim Hortons, seperti Popeyes, dimiliki oleh Restaurant Brands International yang berpusat di Toronto.

"Kami gembira dapat membangun hubungan jangka panjang dan sukses dengan RBI, yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade dan yang terbaru termasuk pengembangan cepat lebih dari 450 kafe Tim Hortons di seluruh Tiongkok," kata Mitra Pengelola Cartesian Peter Yu dalam sebuah pernyataan.

China adalah tambang emas bagi merek-merek AS yang ingin melakukan ekspansi internasional. China adalah ekonomi terbesar kedua di dunia dan tumbuh dengan cepat. Banyak jaringan restoran yang mendorong ekspansi agresif. KFC, McDonald's, dan Starbucks, di antara banyak lainnya, secara agresif menambah unit dan perusahaan seperti Papa John's dan Domino's mendorong pertumbuhan di sana.

Namun negara ini sudah memiliki tantangan akhir-akhir ini, didorong oleh strategi “Zero COVID” yang mengharuskan kota-kota besar ditutup selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, yang mengakibatkan penjualan anjlok. Penjualan di toko yang sama di Yum China, misalnya, turun 16% pada kuartal kedua.

Adapun Popeyes, mereka juga merambah pasar yang didominasi oleh KFC. Jaringan restoran yang membantu membuka restoran di Cina beberapa dekade lalu ini sama populernya dengan McDonald's di AS. Restoran ini mengoperasikan 8,500 lokasi di negara ini dan berencana menambah 800 lokasi lagi tahun ini saja.

Namun, ini merupakan pasar yang penting bagi Popeyes karena perusahaan ini berupaya membangun bisnis internasionalnya. Rencana bisnis RBI sebagian didasarkan pada pengembangan internasional yang agresif, seperti yang dilakukannya dengan Burger King mulai tahun 2010.

Popeyes hanya mengoperasikan sekitar 3,800 lokasi global, dengan sekitar 1,000 di antaranya berada di luar AS. Namun, jumlah unit internasional tersebut meningkat sekitar 50% selama lima tahun terakhir. Dan sejak tahun lalu, Popeyes telah mengumumkan kesepakatan untuk memasuki Korea Selatan, Prancis, Rumania, Inggris, dan India, dengan rencana ekspansi ke Meksiko dan Arab Saudi.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV