
Bulan Ramadan adalah waktu paling populer untuk belanja daring di Indonesia, berdasarkan data dari mesin pencari belanja dan platform perbandingan harga Priceza Indonesia.
Angka-angka tersebut menunjukkan, rasio klik meningkat sebesar 26 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sementara nilai transaksi naik sebanyak 16 persen.
Priceza Indonesia mengatakan hal ini sejalan dengan belanja konvensional, di mana omzet pedagang tradisional dapat berlipat ganda dan bahkan tiga kali lipat dalam beberapa kasus menjelang Lebaran.
Selama periode Ramadan hingga puncaknya di hari Lebaran terjadi “peningkatan transaksi yang signifikan”, kata salah satu pendiri/pemimpin negara Priceza Indonesia Bayu Irawan.
“Ini berarti bulan Ramadan masih akan efektif untuk program promosi e-commerce.”
Konsumen Indonesia cenderung menghabiskan waktu mereka untuk berbelanja daring selama liburan, kata Priceza Indonesia. Datanya menunjukkan tiga kategori teratas selama bulan tersebut adalah fesyen, elektronik, dan ponsel pintar.
Priceza didirikan di Thailand pada tahun 2010, dan cabangnya di Indonesia dimulai pada tahun 2013 dengan jumlah pengguna hampir 4.5 juta per bulan. Platform ini juga aktif di Malaysia, Singapura, Filipina, dan Vietnam.