Februari 7, 2026

Prompt Pay akan merombak e-banking di Thailand

slide pembayaran cepat 01 3
Waktu Membaca: 2 menit

Digitalisasi perbankan tetap menjadi prioritas utama bagi bank-bank di seluruh Asia, termasuk di Thailand. Pada bulan Januari 2016, Asosiasi Bankir Thailand mengumumkan rencana untuk mengembangkan strategi lima tahun baru yang mencakup digitalisasi dan infrastruktur pembayaran generasi berikutnya, inklusi keuangan, kontribusi terhadap masyarakat, integrasi regional, serta pemberdayaan hukum dan peraturan.

Ambisi utama digitalisasi adalah menjadikan 50-60% transaksi menjadi non-tunai pada tahun 2020, naik dari 25% pada Januari 2016. Salah satu penerima manfaat dari inisiatif menyeluruh ini adalah pembayaran elektronik, yang diperkirakan akan mencapai 70% dari total transaksi pada tahun 2020, naik dari 30% saat ini.

Menurut laporan Oxford Business Group “Perbankan di Thailand semakin digital” tiga inisiatif telah direncanakan untuk membantu memenuhi target ini: pengembangan peta jalan sistem pembayaran, publikasi standar umum, dan pembentukan infrastruktur pembayaran yang dapat dibagikan.

Pada tanggal 15 Juli 2016, Bank of Thailand mengumumkan rencana untuk meluncurkan layanan pembayaran elektronik nasional melalui kerja sama dengan sejumlah bank komersial serta empat lembaga milik pemerintah. Tujuan dari proyek ini adalah untuk lebih jauh mengubah Thailand menjadi masyarakat tanpa uang tunai.

Pada bulan November 2016, firma riset pasar YouGov melakukan jajak pendapat terhadap 1,022 warganet Thailand tentang layanan tersebut beberapa bulan setelah pengumuman dan pemasaran layanan berikutnya, termasuk penundaan layanan yang diketahui publik pada bulan Oktober.

Menurut jajak pendapat tersebut, 74% warganet yang disurvei mengonfirmasi niat untuk menggunakan layanan tersebut, yang menunjukkan konsumen memandang layanan tersebut sebagai kemajuan yang baik bagi pilihan pembayaran saat ini. Hanya 7% dari mereka yang disurvei yang belum pernah mendengar tentang layanan tersebut.

Lebih dari separuh (54%) responden menganggap Prompt Pay memungkinkan mereka melakukan pembayaran melalui berbagai saluran dengan perbankan internet sebagai opsi yang paling populer. Namun, 20% bermaksud menggunakan Prompt Pay hanya untuk perbankan internet, dan 15% mengatakan mereka berencana menggunakan Prompt Pay untuk perbankan seluler.

Jajak pendapat YouGov menunjukkan bahwa layanan pembayaran elektronik semakin populer. Sekitar 53% responden mengidentifikasi True Money sebagai layanan yang mereka gunakan baru-baru ini dalam sebulan terakhir dibandingkan dengan 38% selama 3 bulan terakhir. Linepay dan Rabbit adalah layanan pembayaran elektronik alternatif yang juga populer di antara responden dengan persentase masing-masing 17% dan 15%.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV