
Memiliki rumah mungkin masih menjadi impian yang sulit diraih bagi banyak orang di negara lain, tetapi tidak demikian halnya bagi warga Singapura. Berkat keberhasilan program perumahan umum pemerintah, Kota Singa ini menjadi salah satu negara dengan tingkat kepemilikan properti tertinggi di dunia.
Meskipun ada banyak peluang bagi warga Singapura seperti Anda untuk memiliki properti, bukan berarti prosesnya selalu mudah. Bagaimanapun, membeli rumah adalah keputusan besar dan komitmen finansial jangka panjang yang tidak dapat Anda ambil begitu saja. Jika Anda berpikir untuk membeli properti di Singapura, pastikan untuk mempertimbangkan hal-hal di bawah ini.
Kelayakan untuk Membeli Properti
Sebelum Anda bersemangat memikirkan memiliki properti di salah satu kota paling diminati di Asia, pertama-tama Anda harus memastikan bahwa Anda memenuhi syarat untuk membeli rumah yang Anda inginkan. Misalnya, jika Anda bermaksud membeli properti hunian pribadi, Anda harus menjadi warga negara Singapura yang berusia dua puluh satu tahun atau lebih. Jika Anda mengincar flat Housing and Development Board (HDB), persyaratan kelayakan akan bervariasi tergantung pada jenis skema penjualan yang akan Anda pilih.
Misalnya, flat HDB Build-To-Order (BTO) mengharuskan pembeli tunggal menjadi warga negara Singapura yang berusia minimal 35 tahun. Batas pendapatan juga ditetapkan untuk berbagai jenis flat BTO, di antara batasan lainnya. Untuk memeriksa apakah Anda memenuhi persyaratan kelayakan untuk membeli flat HDB, Anda dapat menggunakan “Periksa Kelayakan Anda”layanan elektronik yang disediakan oleh HDB.
Keuangan Anda Saat Ini
Faktor penting lainnya yang perlu dipertimbangkan saat berencana membeli rumah adalah keuangan Anda. Pastikan Anda memeriksa sumber daya Anda saat ini untuk mengetahui apakah Anda mampu membeli properti saat ini atau tidak. Ingatlah bahwa meskipun Anda memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman dan memiliki tabungan CPF, ada banyak biaya yang harus Anda tanggung sendiri. Untuk mengetahui apakah Anda mampu membayar semua biaya yang terlibat dalam pembelian properti, cobalah untuk menilai hal-hal berikut:
Tabungan CPF Anda
Kecuali Anda memiliki banyak uang tunai, kemungkinan besar Anda akan bergantung pada Tabungan CPF Anda untuk membeli properti. Meskipun Anda dapat melakukannya berdasarkan Skema Perumahan CPF, Anda harus ingat bahwa uang CPF Anda terutama untuk kebutuhan masa pensiun Anda. Dengan demikian, ada batasan jumlah tabungan CPF yang dapat Anda gunakan untuk mendanai rumah Anda.
Batas penarikan CPF Anda bergantung pada banyak faktor seperti jenis properti dan pinjaman rumah yang Anda dapatkan. Sangat penting untuk mengetahui berapa banyak tabungan CPF yang dapat Anda gunakan sehingga Anda dapat merencanakan dengan lebih baik bagaimana cara menggunakannya. keuangan rumah baru Anda. Coba gunakan Kalkulator Penggunaan Perumahan CPF untuk mendapatkan perkiraan.
Berapa Banyak Anda Dapat Meminjam
Selain mencari tahu berapa banyak tabungan CPF yang dapat Anda gunakan, penting juga untuk mengetahui berapa banyak uang yang dapat Anda pinjam untuk membiayai pembelian rumah Anda. Perhatikan bahwa pemberi pinjaman menentukan jumlah pinjaman berdasarkan hal-hal berikut:
Jenis Pinjaman Rumah
Pastikan juga untuk mempertimbangkan pilihan pinjaman rumah yang tersedia bagi Anda saat berencana membeli properti. Misalnya, jika Anda mengincar properti hunian pribadi, Anda hanya dapat meminjam dari bank atau lembaga pembiayaan serupa. Untuk flat HDB, Anda memiliki pilihan untuk mengajukan pinjaman perumahan HDB jika Anda berhak, selain pinjaman bank.
Saat mencari opsi pinjaman rumah, luangkan waktu untuk membandingkan pinjaman rumah yang disediakan oleh berbagai pemberi pinjaman untuk menemukan paket pinjaman yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Pertimbangkan kelebihan dan kekurangan berbagai pinjaman rumah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut:
Membeli rumah bukanlah keputusan yang bisa Anda ambil dengan mudah. Keputusan ini memerlukan perencanaan yang matang dan penilaian yang jujur terhadap keuangan Anda sehingga Anda tidak akan berakhir dengan menanggung beban yang lebih besar dari kemampuan Anda. Pastikan untuk mempertimbangkan poin-poin yang dibahas di atas untuk membantu Anda memutuskan apakah Anda berada dalam posisi terbaik untuk mencapai tujuan kepemilikan rumah Anda hari ini.