
Peluncuran ini merupakan bagian dari rencana RCBC untuk menjangkau basis pasar ritel yang lebih besar dan melayani segmen berpenghasilan rendah.
Iklan Rizal Perbankan Perusahaan (RCBC) sedang mendirikan sebuah desa bank yang akan bergabung dalam perlombaan perbankan digital di Filipina.
Diskartech diperkirakan akan diluncurkan pada bulan Februari dan akan dijalankan oleh Lito Villanueva, wakil presiden eksekutif RCBC, dan kepala inovasi dan inklusi, kata presiden RCBC Eugene Acevedo dalam pengajuan di Bursa Efek Filipina pada hari Selasa, publikasi tersebut melaporkan.
Perkembangan ini merupakan komponen krusial dari cetak biru digital RCBC secara keseluruhan dalam menjangkau akar rumput dan mendatangkan jutaan warga Filipina yang tidak memiliki rekening bank dan kurang terlayani. Tahun 2020 pasti akan menjadi tahun yang menggairahkan bagi kita semua, kata Acevedo.
Berdasarkan peta jalan perbankan digitalnya, RCBC berencana menambah 1 juta nasabah baru tahun ini. Bank virtual akan memungkinkannya untuk melayani segmen berpendapatan rendah dengan lebih baik, yang mencakup rekening dengan saldo rata-rata harian 800-1,000 peso Filipina ($15.72-$19.65).
Pengumuman RCBC mengikuti pernyataan Tonik Financial yang berkantor pusat di Singapura pada awal Januari yang menyatakan bahwa mereka akan meluncurkan bank digital murni di Filipina pada tahun 2020.
Tonik, yang menerima lisensi perbankan dari otoritas moneter pusat, mengatakan pasar perbankan di Filipina siap untuk diganggu, karena negara tersebut merupakan pemimpin dunia dalam penggunaan internet dan media sosial, tetapi 70 persen orang dewasa tidak memiliki rekening bank.
Hanya dua bank digital yang saat ini beroperasi di Filipina, yang dioperasikan oleh raksasa keuangan berbasis di Malaysia, CIMB Bank, dan pemberi pinjaman Belanda, ING Bank, yang keduanya memulai debutnya pada tahun 2019.