Februari 12, 2026

Penjualan eceran riil Singapura anjlok 4.5 persen

ritel Singapura1
Waktu Membaca: 2 menit

Nyata Singapura eceran Penjualan mobil – data yang tidak termasuk kendaraan bermotor – anjlok 4.5 persen dari Agustus hingga September menurut data pemerintah.

Penjualan tahun ke tahun turun 1.4 persen, catat Statistik Singapura.

Nilai total penjualan eceran pada bulan September 2015 diperkirakan sebesar $3.4 miliar, lebih tinggi dari $3.2 miliar pada bulan September 2014 (termasuk kendaraan bermotor).

Penjualan eceran Singapura September 2015

Penjualan jasa makanan & minuman (disesuaikan secara musiman) turun 1.6 persen pada bulan September dibanding bulan Agustus dan turun 2.7 persen dari tahun ke tahun.

Nilai penjualan total jasa makanan & minuman pada bulan September 2015 diperkirakan sebesar $629 juta, lebih rendah dari $647 juta pada bulan September 2014.

Yang menambah kekhawatiran adalah fakta bahwa September adalah bulan di mana kota itu menjadi tuan rumah Grand Prix Formula Satu tahunan, yang secara tradisional menjadi ajang pendorong utama wisatawan datang.

Dampak terbesar pada penjualan eceran adalah penurunan penjualan jam tangan dan perhiasan sebesar 12.3 persen dan penurunan penjualan barang rekreasi sebesar 10.2 persen, dari bulan ke bulan.

Penjualan pakaian, alas kaki, barang-barang medis, perlengkapan mandi, barang-barang optik, buku, furnitur, peralatan rumah tangga; dan penjualan di minimarket, minimarket, dan department store turun antara 2.3 persen dan 8.8 persen.

Di sisi positifnya, penjualan makanan dan minuman eceran, telepon, komputer, dan penjualan di supermarket naik antara 0.8 persen dan 1.7 persen.

Penjualan F&B Singapura bulan September 2015

Tahun ke tahun, penjualan di supermarket, department store, dan barang-barang medis dan perlengkapan mandi tumbuh antara 2.8 persen dan 3.9 persen.

Penjualan barang-barang optik, buku, barang-barang rekreasi, pakaian, alas kaki, ponsel, komputer, jam tangan, perhiasan, makanan, perabotan dan peralatan rumah tangga; dan di minimarket dan toko serba ada, menurun antara 0.4 persen dan 9.9 persen tahun ke tahun.

Dalam data restoran dan perhotelan, penjualan makanan cepat saji naik 6.3 persen tahun ke tahun, sementara restoran turun 7.2 persen.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV