12 Maret, 2026

Penarikan kembali, biaya peluncuran produk memangkas laba Ford pada kuartal ketiga

Ford Cina
Waktu Membaca: 2 menit

Ford Motor Co melaporkan penurunan laba bersih kuartal ketiga sebesar lebih dari 50 persen pada hari Kamis, mengatakan bahwa Amerika Utaranya bisnis mengalami penurunan penjualan, biaya penarikan kembali yang lebih tinggi, dan pengenalan truk pikap baru yang rumit.

Namun, laba tersebut melampaui ekspektasi Wall Street. Produsen mobil itu mengatakan masih mengharapkan laba tahun penuh sebesar $10.2 miliar dan kembali ke arus kas positif setelah menghabiskan $2 miliar pada kuartal ketiga.

Laba bersih turun menjadi $961 juta, atau 24 sen per saham, dari $2.2 miliar, atau 55 sen per saham, setahun sebelumnya.

Tidak termasuk item satu kali, Ford mengatakan labanya adalah 26 sen per saham, mengalahkan estimasi rata-rata analis sebesar 20 sen yang dikumpulkan oleh Thomson Reuters I/B/E/S.

Pendapatan kuartal ketiga sebesar $35.9 miliar, turun 6 persen, dan pendapatan operasi Amerika Utara sebesar $21.8 miliar, turun 8 persen.

Ford telah memberikan sinyal sebagian besar angka-angka utama pada bulan September investor presentasi, dan hasil yang dirilis pada hari Kamis tidak banyak berubah. Saham perusahaan turun sekitar 1.4 persen menjadi $11.76 dalam perdagangan sore.

Margin operasi sebelum pajak Ford turun sekitar setengahnya menjadi 5.8 persen di Amerika Utara dan 3.3 persen di seluruh dunia.

"Apa yang terjadi pada perusahaan ini sama dengan apa yang terjadi di Amerika Utara," ujar Kepala Keuangan Bob Shanks kepada wartawan pada hari Kamis.

Shanks mengatakan tiga faktor yang menyebabkan penurunan laba sebelum pajak Ford di Amerika Utara sebesar $1.6 miliar: biaya peningkatan truk pikap Super Duty baru, yang memiliki harga rata-rata sekitar $62,000; biaya penarikan kembali kait pintu sebesar $600 juta; dan laba yang lebih rendah dari truk pikap F-150 milik perusahaan.

Ford memangkas produksi F-150 pada kuartal keempat dan, dalam aksi baru, akan menghentikan produksi satu shift selama seminggu di pabrik di Kansas City, Missouri, untuk mengurangi persediaan truk, kata Shanks. F-150 adalah kendaraan terlaris Ford dan salah satu modelnya yang paling menguntungkan.

Perusahaan mengatakan laba sebelum pajak di Eropa melonjak menjadi $138 juta dari $9 juta.

Namun, Shanks mengatakan jatuhnya nilai poundsterling Inggris akan merugikan Ford sebesar $140 juta pada paruh kedua tahun 2015 dan $600 juta tahun depan. Ford telah melakukan lindung nilai sebesar 80 persen terhadap mata uang tersebut pada tahun 2017, katanya.

Pendapatan dari usaha patungan Ford di Tiongkok naik 26 persen menjadi $320 juta. “Tiongkok sangat, sangat kuat,” kata Shanks.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV