Februari 12, 2026

CBRE: Pemilik tanah ritel akan mengalami tahun yang buruk lagi di tahun 2016

Prada Bangkok Central Embassy ext 002
Waktu Membaca: 2 menit

ritel Tuan tanah kemungkinan akan terus merasakan tekanan di masa mendatang, karena kemerosotan pariwisata yang sedang berlangsung siap memberikan dampak negatif pada nilai kapital di distrik perbelanjaan utama, yang akan menaikkan harga hingga 20 persen tahun depan, di atas penurunan yang diharapkan sebesar 20 persen tahun ini, menurut CBRE.

Namun CBRE memperkirakan pasar perkantoran akan menjadi titik terang tahun depan karena potensi peluncuran Shenzhen-Hong Kong Stock Connect akan memacu permintaan dari perusahaan-perusahaan daratan.

"Harga sewa eceran akan terus menurun seiring berakhirnya masa sewa, tetapi mengingat basis perbandingan yang lebih rendah, laju penurunan diperkirakan akan melambat," menurut Tinjauan Real Estat Komersial Hong Kong & Pratinjau 2016 dari CBRE.

Ia memperkirakan bahwa sewa akan mengikuti penurunan nilai modal, anjlok sebanyak 35 persen tahun ini dan berikutnya.

“Momentum penjualan barang-barang kelas atas akan tetap lambat, tetapi penjualan pasar massal akan terus menghadapi lebih banyak hambatan,” kata CBRE.

Gejala dari kesengsaraan yang dihadapi oleh industri mewah eceran sektor, pada hari Jumat merek-merek mewah Prada, Miu Miu dan Gucci secara tak terduga menawarkan diskon hingga 50 persen sebagai cara untuk mendongkrak penjualan dan menarik antrean panjang pembeli, termasuk mereka yang berasal dari daratan.

Berbeda sekali dengan pasar ritel yang sedang lesu, CBRE memperkirakan total sewa kantor akan naik 10 persen pada tahun 2015 dan 10 persen lagi tahun depan.

“Tahun depan akan menjadi tahun pasar tuan tanah lagi tetapi siklus sewa mendekati puncaknya,” kata CBRE.

Pada tahun 2016, harga sewa kantor di Central mencatat pertumbuhan tahun ke tahun terbesar, naik 10 persen, setelah naik sekitar 15 persen tahun ini.

Sektor ini juga akan diuntungkan dari pasokan terbatas dengan hanya 1.4 juta kaki persegi yang akan selesai tahun depan, katanya.

CBRE juga memperkirakan nilai kapital real estat perkantoran dapat naik sebanyak 10 persen tahun depan, setelah pertumbuhan 5 persen tahun ini.

Dua transaksi perkantoran yang menonjol pada bulan November memberikan indikasi peningkatan momentum di sektor ini. Pengembang di Tiongkok daratan Evergrande Real Estate setuju untuk membeli Mass Mutual Tower setinggi 26 lantai di Wan Chai dari Chinese Estates Holdings dengan harga yang memecahkan rekor yaitu HK$12.5 miliar.

Pada hari yang sama, China Life, perusahaan asuransi terbesar di daratan, mengumumkan pembelian seluruh menara perkantoran dengan blok ritel dua lantai di One HarbourGate di Hung Hom seharga HK$5.85 miliar dari Wheelock & Co.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV