
Dampak sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS) menyebar ke seluruh Korea eceran industri, termasuk department store, toko diskon, restoran, dan toko kosmetik.
Di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kemungkinan infeksi virus MERS, semakin banyak konsumen yang menghindari tempat ramai, yang berdampak buruk pada penjualan di toko-toko offline, termasuk department store.
Seiring berlanjutnya krisis MERS, jumlah wisatawan asing, termasuk wisatawan Tiongkok, menurun, sehingga berdampak negatif pada industri kosmetik. Menurut sumber industri pada tanggal 5 Juni, Lotte Department Store mengalami penurunan penjualan sebesar 8.4 persen selama periode 1 hingga 4 Juni, dibandingkan dengan tahun lalu.
Shinsegae Department Store juga mengalami penurunan penjualan sebesar 3.7 persen selama periode yang sama. E-Mart, toko diskon terbesar di Korea, mencatat penurunan penjualan sebesar 7.8 persen selama periode tersebut. Khususnya, gerainya di Dongtan dan Pyeongtaek, di Provinsi Gyeonggi bagian selatan tempat kasus MERS tertinggi dilaporkan, mengalami penurunan penjualan sebesar 19.7 persen dan 16.2 persen selama periode tersebut.