15 Maret, 2026

Siam Discovery yang diperbarui dengan konsep 'gaya hidup'

tenang saja
Waktu Membaca: 2 menit
Mal berusia 18 tahun di pusat kota Bangkok ini telah ditutup karena renovasi senilai Bt4 miliar sejak bulan Mei dan diperkirakan akan dibuka kembali dengan nama baru “Siam Discovery – The Exploratorium” pada kuartal berikutnya.

“Kami ingin menciptakan pengalaman berbelanja yang unik bagi semua pelanggan. Untuk membuat Siam Discovery baru berbeda dari pusat perbelanjaan tetangganya Siam Center dan Siam Paragon, kami ingin memperkenalkan inovasi baru yang revolusioner eceran konsep dalam Thailand,” kata Chadatip Chutrakul, kepala eksekutif Siam Piwat, yang juga memiliki dan mengoperasikan Siam Paragon dan Siam Center.

Untuk mengubah tempat perbelanjaan ini menjadi destinasi ritel hibrida, Siam Piwat memutuskan untuk memastikan bahwa ruang ritel seluas 40,000 meter persegi akan menawarkan berbagai produk dan menjalankan strategi penjualan dan pemasaran yang lebih fleksibel dan menanggapi permintaan pelanggan.

Sebelumnya, Siam Discovery menampung sedikitnya 120 penyewa ritel.

Setelah pembukaan kembali, akan ada ratusan kategori dan lebih dari 5,000 merek internasional dan lokal yang ditawarkan.

“Kami mengundang [studio desain Jepang] Nendo untuk memberikan konsep desain yang inspiratif untuk Siam Discovery karena Siam Piwat melihat masa depan dari perspektif global, bukan hanya potensi pasar Thailand,” kata Chadatip.

Untuk mewujudkan visi ini, renovasi Siam Discovery diawasi oleh Oki Sato, salah satu desainer top dunia.

“Peran kami sebagai pengecer telah maju ke tingkat berikutnya dan menjadi salah satu pengelola pengalaman dan emosi pengunjung di destinasi, bukan hanya sekadar pengelola produk, kategori, dan tampilan,” tegas Chadatip.

Selain menjadi proyek Nendo terbesar di Thailand, ini adalah perombakan besar pertama dari kompleks perbelanjaan berusia 18 tahun tersebut. Tujuannya adalah untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan di pasar perbelanjaan dan ritel di Thailand setelah penerapan Asean Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) awal tahun ini.

Chadatip mengatakan kawasan Siam seluas 2 juta meter persegi itu dianggap sebagai salah satu destinasi ritel terbaik di Bangkok, yang setiap tahunnya menarik lebih dari 200,000 pengunjung. Jumlah kedatangan wisatawan asing diperkirakan akan meningkat, terutama setelah penerapan penuh AEC.

Dengan potensi ini, satu tahun setelah pembukaan kembali, Siam Discovery diharapkan menyambut 100,000 pengunjung setiap hari, yang sekitar 65 persennya akan menjadi pembeli lokal sementara 30-35 persen sisanya akan menjadi wisatawan asing.

“Kami menargetkan untuk menggandakan pendapatan penjualan kami dalam waktu satu tahun dibandingkan dengan penjualan pada tahun sebelum renovasi besar ini,” katanya.

Siam Piwat menargetkan pengembalian biaya renovasi ini dalam waktu lima hingga enam tahun karena mereka yakin bahwa ini adalah investasi jangka panjang. Pada akhir tahun ini, perusahaan berharap dapat melihat pertumbuhan pendapatan setidaknya 10 persen, yang sebagian didorong oleh Siam Discovery yang baru.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV