
Dalam dunia ritel yang kompetitif, kepuasan pelanggan adalah kunci, dan industri alpukat tidak terkecuali. Masalah umum yang dihadapi baik oleh pengecer maupun konsumen adalah menentukan kematangan alpukat di rak supermarket. Avocados Australia, sebuah asosiasi industri, telah memperkenalkan solusi potensial untuk masalah ini – pemindai kematangan di dalam toko.
Menurut John Tyas, CEO Avocados Australia, salah satu kendala utama yang dihadapi konsumen adalah mengidentifikasi kematangan alpukat. Hal ini penting karena sekitar 75% konsumen ingin membeli alpukat yang siap dikonsumsi dalam waktu dua hari. Tyas percaya bahwa membantu konsumen dalam proses pemilihan ini dapat meningkatkan pengalaman makan mereka, meminimalkan memar pada buah, dan memperkuat kepercayaan secara keseluruhan terhadap alpukat Australia.
Pemindai kematangan bertujuan untuk meminimalkan penanganan fisik alpukat, yang sering menyebabkan memar. Data menunjukkan bahwa sekitar 47% konsumen memegang tiga atau lebih alpukat sebelum melakukan pembelian, yang mengakibatkan kerugian produk bagi petani dan pengecer. Pemindai yang dikembangkan oleh perusahaan agritech Belanda, OneThird, tidak hanya mengurangi kebutuhan penanganan fisik tetapi juga mencegah potensi kerusakan pada buah.
Pemindai ini menggunakan spektroskopi inframerah dekat (NIR) untuk menilai kekerasan buah tanpa menyebabkan kerusakan, sehingga membantu memperkirakan kesiapan buah untuk dikonsumsi. Perangkat ini juga memberikan panduan penyimpanan untuk membantu konsumen membuat keputusan pembelian yang tepat. Teknologi ini telah menjalani uji coba di Eropa dan Thailand, di mana teknologi ini diterima dengan baik oleh pengecer dan pelanggan.
Selain untuk penggunaan konsumen, pemindai kematangan memberikan data berharga kepada pengecer tentang kondisi di toko dan pola pembelian. Informasi ini, yang mencakup metrik tentang kematangan di rak, perilaku pembelian, dan periode puncak, dapat digunakan untuk mengoptimalkan penataan barang dagangan, manajemen inventaris, dan upaya pengurangan limbah.
Hasil awal cukup menjanjikan, dengan perangkat tersebut digunakan untuk sekitar 45% penjualan alpukat per minggu di toko-toko yang berpartisipasi. Platform yang menyertainya menyediakan data bagi manajer produk segar untuk memantau kondisi produk dan mendukung manajemen stok yang efisien.
John Tyas lebih lanjut menekankan bahwa industri alpukat Australia berkomitmen untuk berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan guna terus meningkatkan kualitas produk dan memperbaiki pengalaman konsumen.
Apa tujuan dari alat pemindai kematangan alpukat?
Pemindai ini membantu konsumen memilih alpukat yang matang, mengurangi penanganan dan memar pada buah, serta meningkatkan pengalaman berbelanja secara keseluruhan.
Bagaimana cara kerja pemindai kematangan?
Pemindai ini menggunakan spektroskopi inframerah dekat untuk menilai kekenyalan buah tanpa menyebabkan kerusakan. Selain itu, alat ini juga memberikan panduan penyimpanan kepada konsumen.
Apa manfaat tambahan yang diberikan pemindai kematangan kepada pengecer?
Pemindai ini menyediakan data tentang kondisi di dalam toko dan pola pembelian, yang dapat digunakan untuk mendukung upaya penataan barang dagangan, manajemen inventaris, dan pengurangan limbah.