
Otoritas Makanan dan Obat Saudi (SFDA) telah memutuskan untuk menangguhkan sementara mengimpor ikan dan udang dari Việt Nam.
Larangan tersebut, berlaku efektif sejak 1 Maret, sesuai dengan prosedur peraturan untuk perusahaan ekspor ikan dan akuakultur lainnya milik SFDA, menurut catatan yang dipublikasikan di situs web Masyarakat Akuakultur Saudi.
Keputusan itu diambil setelah delegasi dari beberapa regulator, termasuk SFDA, Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian, dan Masyarakat Akuakultur Saudi melakukan tur inspeksi bulan lalu ke 24 fasilitas Vietnam yang mengekspor ke Arab Saudi.
Delegasi menemukan bahwa hanya sembilan fasilitas yang memenuhi persyaratan kebersihan Arab Saudi.
Penangguhan akan berlaku sampai fasilitas tersebut mematuhi persyaratan Arab Saudi.
Ini adalah salah satu tindakan paling serius yang dilakukan Arab Saudi terhadap perusahaan ekspor Vietnam.
Otoritas Notifikasi Sanitasi dan Fitosanitasi Việt Nam dan Titik Penyelidikan di bawah Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan pada tanggal 30 Januari juga mengumumkan pemberitahuan SFDA tentang larangan sementara.
Pemberitahuan itu mengatakan bahwa Arab Saudi sedang menerapkan tindakan darurat untuk mencegah masuknya penyakit olahraga putih dan penyakit nekrosis hepatopankreas akut ke negara tersebut.
Otoritas Notifikasi Sanitasi dan Fitosanitasi Việt Nam serta Titik Penyelidikan mendesak instansi terkait untuk mengambil tindakan yang tepat guna mengatasi masalah ini.
SFDA juga telah menghentikan sementara impor produk akuakultur dari Bangladesh dan Myanmar serta ikan budidaya dari India, menurut Masyarakat Akuakultur Saudi.