
Beberapa perusahaan Jerman telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di industri manufaktur komponen otomotif yang menggunakan aluminium sebagai bahan bakunya, kata Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno.
“Salah satu perusahaannya adalah Rheinmetall Land System. Nanti kalau saya ke Jerman, kita bahas lebih lanjut,” ujarnya saat dimintai konfirmasi soal rencana tersebut. berita di sini pada hari Minggu.
Ia mengatakan Rheinmetall Land saat ini tengah membangun kerja sama dengan PT Pindad untuk memproduksi alat pertahanan dan keamanan.
PT Pindad bekerja sama dengan Rheinmetall Land System dalam perombakan, peningkatan, servis, pemeliharaan, dan modifikasi sejumlah kendaraan tempur militer.
Kerjasama tersebut meliputi beberapa produk seperti MBT Leopard 2 RI, Leopard 2 A4, AIFV Marder aA3 RI, Gunnery/Driving Simulator dan lainnya.
“Namun bisnis besar yang dijalankan perusahaan ini juga mencakup komponen mobil dan banyak di antaranya diekspor ke seluruh dunia,” katanya.
Dia mengatakan akan menindaklanjuti rencana Rheinmetall untuk berinvestasi di Indonesia terutama pada komponen mobil aluminium.
“Jika mereka memutuskan untuk berinvestasi, rantai pasokan dari hulu ke hilir akan dilakukan oleh Indonesia,” tambahnya.