
Pizza Shakey Asia Ventures telah mengikuti pesaingnya Yellow Cab ke Dubai.
Merek pizza Filipina mengatakan telah membuka toko yang menyasar kalangan warga Filipina yang bekerja di Timur Tengah.
Pemegang waralaba Shakey's Pizza Asia di Dubai, Aljeel Capital berencana untuk membuka 10 toko dalam lima tahun ke depan.
“Dubai, UEA, dan kawasan Timur Tengah lainnya merupakan pasar yang bagus bagi kami,” kata Presiden dan CEO Shakey's Pizza Asia Ventures, Vic Gregorio, dalam pengajuan di bursa saham.
Shakey's Pizza Asia Ventures memiliki hak atas merek AS di Asia (tidak termasuk Malaysia dan Jepang), Australia, Timur Tengah, Cina, dan Oseania. Selain merambah pasar luar negeri, perusahaan berencana untuk membuka 20 toko lagi di Filipina pada tahun 2020.
Didirikan pada tahun 1954, Shakeys merupakan jaringan pizza AS pertama yang mengadopsi model waralaba. Namun, pertumbuhannya sejak saat itu lambat dibandingkan dengan para pesaingnya, dan jumlah toko di Amerika Utara telah menyusut hingga dua digit. Filipina merupakan pasar terbesar merek tersebut dengan lebih dari 160 toko.