18 April, 2026

Aplikasi belanja Origami meraup $13 juta

origami
Waktu Membaca: 2 menit

Aplikasi belanja berbasis di Tokyo Origami hari ini mengumumkan pendanaan seri B senilai JPY 1.6 miliar (US$13.3 juta) yang dipimpin oleh SoftBank Group, Credit Saison, dan investor malaikat Makoto Takano.

Selain investasi baru, perusahaan rintisan eCommerce ini juga bermitra dengan SoftBank Group dan Credit Saison untuk meningkatkan pengalaman berbelanja seluler yang berfokus pada online-to-offline (O2O).

Origami meluncurkan aplikasi selulernya pada bulan April 2013. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengikuti favorit mereka pengecer, menerima pembaruan tentang rilis baru dalam umpan yang dipersonalisasi, dan akhirnya membeli produk dalam aplikasi atau di toko. Saat ini, lebih dari 800 merek menampilkan dan menjual barang dagangan mereka di Origami. Jumlahnya tampak sedikit kecil setelah diluncurkan dua tahun lalu, tetapi perusahaan rintisan tersebut tampaknya berfokus pada gerai butik kelas atas dan kurang dikenal.

"Kami sangat gembira dengan bergabungnya investor kelas dunia ini," katanya. "Tujuan kami adalah selalu membuat pengalaman berbelanja lebih lancar dan sosial, dan mitra baru ini memahami pentingnya hal ini dalam dunia perdagangan global. Kami akan terus berfokus pada perekrutan untuk menciptakan tim yang hebat, dan membangun produk generasi berikutnya yang kami nantikan."

Dalam SoftBank Group, Origami akan bekerja sama secara langsung dengan perusahaan grup SoftBank Mobile dan Generate, yang keduanya berpengalaman dalam pemasaran digital dan penerapan pengalaman berbelanja O2O. Setiap perusahaan telah terlibat dalam inisiatif O2O yang menggunakan perusahaan induk Gerbang Kupon teknologi. Dengan terminal CouponGate yang terpasang di lebih dari 40,000 eceran lokasi di Jepang, dorongan O2O Origami sendiri akan mendatangkan keuntungan.

Aliansi tersebut akan membuat kampanye menggunakan Origami yang memungkinkan pengguna mengklaim produk sampel dan kupon diskon saat mereka mengunjungi toko ritel, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

“Autentikasi kunjungan toko akan dilakukan menggunakan teknologi CouponGate yang juga memungkinkan pengumpulan data dengan tujuan menawarkan konten yang disesuaikan dengan minat dan preferensi masing-masing pengguna.”

Kemitraan dengan Credit Saison tidak hanya akan memberi Origami akses ke solusi pembayaran baru, tetapi juga akan memberikan bantuan dalam mengakuisisi toko mitra baru dan mengumpulkan big data tentang pengguna. Credit Saison mengoperasikan dua merek kartu kredit populer, Saison Card dan UC Card, dengan lebih dari 35 juta pemegang kartu (11 juta di antaranya terdaftar secara daring).

Origami, tersedia untuk iOS dan Android, diangkat Pendanaan seri A senilai US$5 juta dari perusahaan telekomunikasi Jepang KDDI dan Digital Advertising Consortium (DAC) pada tahun 2013. Startup ini sebelumnya juga bermitra dengan Conde Nast Group, penerbit Vogue Jepang, GQ Jepang dan Kabel.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV