16 April, 2026

Pusat perbelanjaan dengan layanan logistik e-commerce akan segera hadir di Singapura

kesan artistik
Waktu Membaca: 2 menit

Pembangunan sekarang sedang berlangsung untuk pusat perbelanjaan pertama di Singapura yang juga menawarkan solusi logistik e-dagang.

Dijadwalkan akan selesai pada pertengahan tahun 2017, eceran Mal ini akan berlokasi di ruang tunggu terbuka di depan SPC, yang berlokasi di sebelah stasiun MRT Paya Lebar.

Pengembang proyek, Singapura Post Limited (SingPost), mengatakan akan memiliki ruang ritel seluas 25,000 meter persegi dan akan dibangun dengan biaya S$150 juta ($107 juta), yang mencakup peningkatan fasilitas dan fasad untuk gedung perkantoran yang bersebelahan.

"Pembangunan kembali pusat ritel di SPC merupakan bagian dari upaya kami untuk mendapatkan nilai maksimal dari portofolio properti kami dan mendukung percepatan transformasi kami dari layanan pos Singapura menjadi logistik e-commerce global," kata Lim Ho Kee, Ketua SingPost, dalam rilis berita.

Sebagai pusat perbelanjaan yang menggabungkan belanja daring dan luring, SingPost mengatakan pembeli dapat menjelajah di dalam toko, membeli produk, dan mengatur pengiriman produk langsung ke rumah. Mereka kemudian dapat melanjutkan berbelanja, menonton film, atau makan di pusat perbelanjaan tanpa harus membawa tas belanja yang besar. Di sisi lain, pengecer dapat menghemat ruang penyimpanan di toko karena pemenuhan pesanan akan dilakukan di bagian belakang gudang.

Dr. Wolfgang Baier, Group Chief Executive Officer SingPost, mengatakan konsep unik dan disruptif ini – menggabungkan dunia daring dan luring – dirancang untuk memungkinkan pelanggan merasakan kedua dunia tersebut.

“Ini adalah perubahan penting dalam pola pikir serta lanskap ritel dan e-commerce. Konvergensi online dan offline akan membawa manfaat eksponensial bagi konsumen dan bisnis – oleh karena itu kami memandang ini sebagai 'O²' (O-kuadrat) dan bukan O2O (Online-to-Offline). Konsep ritel O² SPC menempatkan konsumen di pusat evolusi ini, memungkinkan mereka memiliki lebih banyak pilihan ritel dan lebih banyak kemudahan,” katanya.

Pusat perbelanjaan baru di SPC akan terdiri dari empat lantai di atas tanah dan satu lantai bawah tanah, delapan ruang bioskop, kantor pos utama SingPost, toko-toko eceran, serta gerai makanan dan minuman. Pusat perbelanjaan ini juga akan dilengkapi dengan tiga lantai tempat parkir bawah tanah.

Berdasarkan rencana induk Otoritas Pembangunan Kembali Perkotaan 2008, area di sekitar stasiun MRT Paya Lebar akan dikembangkan menjadi simpul komersial pinggiran kota, dengan tetap mempertahankan identitas budayanya. Pusat perbelanjaan baru di SPC akan memperkuat rencana tersebut dan menambah keramaian di area tersebut dengan memperkenalkan pengalaman berbelanja O² yang baru. Pusat perbelanjaan ini juga akan menjadi pusat perbelanjaan pintar di Negara Pintar, yang menggunakan teknologi dan inovasi untuk mendukung lingkungan hidup yang cerdas sekaligus membantu bisnis untuk tumbuh.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV