13 April, 2026

Sidney Toledano Mundur dari Dior Saat LVMH Merombak Jajaran Senior

Sidney Toledano
Waktu Membaca: 2 menit

Sidney Toledano berencana untuk mengundurkan diri setelah 20 tahun menjabat sebagai kepala eksekutif Christian Dior Couture karena induk perusahaan LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton berupaya menyuntikkan darah baru ke jajaran seniornya.

Pengumuman hari Rabu menandai berakhirnya sebuah era di Dior, di mana Tn. Toledano, berusia 66 tahun, mengubah merek elit tersebut menjadi pusat mode global dengan penjualan tahunan lebih dari EUR2 miliar ($2.3 miliar).

Pietro Beccari, kepala eksekutif Fendi saat ini, yang juga merupakan bagian dari LVMH, ditunjuk untuk menggantikan Tn. Toledano. Tn. Beccari sangat dihormati di LVMH karena telah merekayasa perubahan haluan di Fendi. Di bawah masa jabatannya, penjualan tumbuh dari sekitar EUR600 juta menjadi EUR1 miliar.

“Pietro memiliki rekam jejak yang sangat baik,” kata Bernard Arnault, miliarder Prancis yang merupakan kepala eksekutif dan pemegang saham pengendali LVMH.

Tuan Arnault memberi Tuan Toledano sebuah pekerjaan sebagai pimpinan LVMH Fashion Group, yang mengelola beberapa label mode kecil milik merek tersebut, termasuk Celine, Givenchy, dan Marc Jacobs. Tn. Arnault mengusulkan pemindahan tersebut kepada Tn. Toledano, dan ia setuju, kata Tn. Toledano. Ia akan memulai peran barunya awal tahun depan.

"Dia tidak pernah memaksakan sesuatu kepada saya," kata Tn. Toledano dalam sebuah wawancara. "Saya bilang saya ingin tantangan baru."

Langkah hari Rabu adalah perombakan besar pertama di Dior sejak Tn. Arnault awal tahun ini menghabiskan EUR12 miliar untuk menyatukan rumah mode tersebut dengan LVMH. Sebelumnya, keluarga Arnault memiliki sebagian saham Dior melalui perusahaan induk yang juga memiliki sebagian saham LVMH. Namun, merek Dior independen dari LVMH, meskipun kedua perusahaan tersebut bekerja sama secara ekstensif di bawah kendali Tn. Arnault.

Ketika Bapak Toledano mengambil alih merek tersebut pada tahun 1998, penjualan tahunannya mencapai sekitar EUR200 juta. Ia memulai pembangunan toko dan memperluas bisnisnya secara dramatis AsiaDia juga menjadi jangkar perusahaan saat desainer datang dan pergi. Dia berselisih dengan Hedi Slimane dan memecat John Galliano setelah desainer itu terekam meneriakkan hinaan anti-Semit di sebuah bar di Paris. Tn. Galliano meminta maaf dan mengatakan bahwa dia sedang mencari bantuan.

Langkah ini mengangkat Tn. Beccari ke salah satu posisi teratas di dunia mode dan kerajaan mewah Tn. Arnault. Penjualan Dior telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh permintaan yang kuat di Asia. Namun, merek tersebut secara signifikan lebih kecil daripada pesaingnya dari Prancis, Chanel, dan seharusnya memiliki ruang untuk tumbuh, kata Luca Solca, analis di Exane BNP Paribas.

“Tolok ukur bagi Dior adalah Chanel,” kata Tn. Solca. “Chanel memiliki daya tarik dan kecanggihan yang serupa dan berasal dari latar belakang yang sama, yaitu adibusana.”

Langkah ini meninggalkan kekosongan kepemimpinan di Fendi, yang telah menjadi merek fesyen terbesar ketiga LVMH setelah Louis Vuitton dan Dior. Tn. Beccari membantu mengubah Fendi dengan meningkatkan upaya pemasaran digitalnya dan memperkenalkan serangkaian tas baru yang dapat dilengkapi dengan pompom dan tali bahu.

"Hal terpenting adalah bagaimana mereka akan menggantikan Beccari," kata Tn. Solca. "Fendi perlu mempertahankan momentumnya."

Tn. Toledano kini akan memfokuskan perhatiannya pada merek-merek yang lebih kecil yang secara kolektif menyumbang sebagian besar pendapatan LVMH dan dipandang sebagai peluang pertumbuhan bagi perusahaan. Divisi ini juga menaungi Marc Jacobs, yang kinerjanya menurun dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya harus bertemu dengan tim, bicara dengan Marc, bicara dengan CEO,” kata Bapak Toledano.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV