Februari 13, 2026

Perusahaan Singapura bergabung dengan proyek Chongqing

4120
Waktu Membaca: 2 menit

Sejumlah perusahaan Singapura, termasuk raksasa properti CapitaLand serta bank DBS dan UOB, telah bergabung dengan proyek ketiga yang dipimpin pemerintah Tiongkok-Singapura, yang berpusat di Chongqing.

DBS menandatangani empat kemitraan strategis dengan lembaga pemerintah dan bank Tiongkok untuk menyediakan layanan keuangan yang komprehensif bagi proyek tersebut. Salah satunya adalah DBS dan Industrial and Commercial Bank of China yang menyediakan solusi dan layanan keuangan bagi pemerintah Chongqing untuk meningkatkan perdagangan dan investasi.

Layanan keuangan merupakan salah satu dari empat bidang prioritas Inisiatif Demonstrasi Tiongkok-Singapura (Chongqing) tentang Konektivitas Strategis, yang berfokus pada konektivitas modern dan layanan modern.

Yang lainnya adalah penerbangan, transportasi dan logistik, serta teknologi informasi dan komunikasi.

Kepala eksekutif DBS Bank (Tiongkok), Neil Ge, mengatakan bank tersebut akan memanfaatkan pengalaman dan keahliannya di pasar keuangan maju seperti Singapura dan Hong Kong “untuk mengeksplorasi inovasi keuangan dengan mitranya serta memperkuat hubungan ekonomi antara Singapura, Chongqing, dan Tiongkok bagian barat”.

UOB menandatangani nota kesepahaman dengan kantor urusan keuangan Chongqing untuk mempromosikan perdagangan dan investasi lintas batas antara Chongqing dan Asia Tenggara. AsiaMereka akan membantu perusahaan Chongqing berekspansi ke Asia Tenggara melalui unit penasihat UOB, perbankan produk dan jaringan regional.

Tn. Eric Lian, presiden dan kepala eksekutif UOB (Tiongkok), mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa cabang bank di Chongqing telah melipatgandakan basis nasabah perbankan grosirnya sejak diluncurkan pada September 2014, di berbagai bidang seperti elektronik, layanan ritel dan grosir, serta sektor infrastruktur yang akan dikembangkan sebagai bagian dari proyek tersebut.

CapitaLand bermitra dengan pemerintah distrik Yuzhong untuk mendirikan Pusat Kolaborasi Tiongkok-Singapura di Raffles City Chongqing, proyek tunggal terbesarnya di Tiongkok dengan biaya 24 miliar yuan (S$5.2 miliar), yang akan rampung pada tahun 2018.

Presiden dan CEO grup CapitaLand, Lim Ming Yan, mengatakan Raffles City bertujuan menjadi tempat uji coba teknologi terkini di berbagai bidang seperti ritel modern, ruang kerja kolaboratif, dan rumah pintar.

“Ditambah lagi dengan dukungan Pusat Kolaborasi Tiongkok-Singapura yang berlokasi di sana, pusat ini akan mampu secara efektif menjembatani perusahaan yang ingin melakukan ekspansi lintas batas dengan peluang pertumbuhan yang sangat besar di Chongqing,” imbuhnya.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV