10 April, 2026

Kinerja REIT Singapura menurun pada kuartal kedua

colliers singapura
Waktu Membaca: 2 menit

Pertumbuhan DPU keseluruhan berada pada angka -0.1%.

Sementara itu eceran Sektor ini tetap tangguh, sektor lain seperti perhotelan dan industri terus menghambat pertumbuhan dana investasi real estat (REIT) Singapura, mencatat peningkatan datar -0.1% pada triwulan ke-2 tahun 16.

Meski kinerjanya suram, OCBC Investment Research mengatakan kinerja REIT di kuartal ke-2 sesuai dengan ekspektasi.

OCBC mencatat kinerja yang kuat dari OUE Commercial Trust, Lippo Malls Indonesia Retail Trust dan Mapletree Greater Tiongkok Commercial Trust telah mengimbangi kinerja yang kurang memuaskan dari rekan-rekan mereka di sektor perhotelan dan industri.

Ketiganya mencatat pertumbuhan DPU masing-masing sebesar 34.7%, 16.4%, dan 9.1%.

Secara keseluruhan, pertumbuhan DPU REIT yang datar berada di tengah peningkatan yang lumayan dalam pendapatan properti bersih sebesar 8.2% dan pendapatan yang dapat didistribusikan sebesar 5.2%.

“Hal ini dapat dikaitkan dengan penerbitan unit baru secara berkala sebagai pembayaran sebagian/penuh biaya manajemen, ditambah dengan REIT yang baru-baru ini melakukan penggalangan dana ekuitas,” jelas OCBC.

Sementara itu, dijelaskan bagaimana sektor perhotelan tetap menjadi penghambat utama selama Q2, menunjukkan melemahnya pendapatan per kamar yang tersedia untuk hotel-hotel Singapura dan pendapatan untuk unit yang tersedia di tempat tinggal berlayanan.

"Sebagian besar pelaku industri menyoroti bahwa Juni adalah bulan yang sangat buruk. Kami yakin hal ini sebagian besar disebabkan oleh absennya SEA Games yang berlangsung pada Juni tahun lalu. Faktor kunci lain dari kinerja yang lesu ini adalah karena melemahnya permintaan dari sektor korporasi," kata OCBC.

Untuk sektor industri, kinerja buruknya berasal dari REIT berkapitalisasi kecil-menengah.

Ke depannya, OCBC mengatakan kinerja operasional REIT akan terus tertekan oleh ketidakpastian ekonomi makro dan masalah pasokan.

Lebih jauh lagi, dijelaskan bahwa beberapa manajer REIT memanfaatkan lingkungan lunak untuk menjalankan inisiatif peningkatan aset guna memposisikan ulang aset mereka di masa mendatang.

Laporan itu memperingatkan bahwa proyek-proyek ini akan menyebabkan penurunan atau hilangnya kontribusi pendapatan dalam waktu dekat dan pada akhirnya akan meredam pertumbuhan DPU.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV