Februari 12, 2026

Singapura akan menghapus perbedaan antara perbankan internasional dan domestik

18854099
Waktu Membaca: 2 menit

Otoritas Moneter Singapura (MAS) berencana mengubah aturan akuntansi yang memisahkan akuntansi domestik dan akuntansi luar negeri perbankan menjadi 'unit' yang terpisah. 03 Juli 2015

Sejak tahun 1968, bank harus memisahkan operasinya menjadi unit perbankan domestik (DBS) dan unit giro Asia (ACU). Operasi domestik, yang sebagian besar berdenominasi dolar Singapura, dicatat melalui DBU bank, sedangkan operasi luar negeri, yang sepenuhnya berdenominasi mata uang asing, dicatat melalui ACU.

Namun, perkembangan regulasi global selama lima tahun terakhir telah menciptakan situasi di mana sistem split tidak lagi berguna, kata menteri Singapura keuangan kata Tharman Shanmugaratnam.

Tujuan awal pemisahan itu adalah untuk menjaga stabilitas keuangan dalam negeri, kata Tharman.

"Misalnya, MAS memberlakukan persyaratan likuiditas pada kewajiban bank dalam dolar Singapura – yaitu, hanya dalam DBU. Selain itu, aktivitas DBU tunduk pada batasan eksposur besar dan investasi ekuitas," katanya.

Kesenjangan tersebut juga memudahkan pemberian insentif untuk mendorong aktivitas perbankan lepas pantai keluar dari Singapura, kata Tharman, tetapi memfokuskan insentif di ACU.

“Perpecahan DBU-ACU telah lama bermanfaat bagi kita, tetapi kini mulai kehilangan relevansinya,” kata Tharman.

“Sejak 2004, insentif pembangunan kita tidak lagi didasarkan pada perbedaan antara perbankan domestik dan perbankan luar negeri, dan kesenjangan antara perbankan domestik dan perbankan luar negeri dalam praktiknya semakin menipis,” katanya.

Selain itu, perubahan regulasi global telah menyebabkan aktivitas bank di luar negeri kini tunduk pada aturan yang secara umum serupa dengan aturan yang mengatur DBU di Singapura. Aturan ini telah meningkatkan jumlah dan kualitas modal serta penyangga likuiditas yang dibutuhkan bank, kata Tharman.

"Reformasi regulasi global ini telah menempatkan semua bank pada posisi yang lebih baik. Reformasi ini juga telah mengurangi relevansi aturan MAS yang membedakan antara aktivitas perbankan luar negeri dan dalam negeri dari bank asing, karena regulator dalam negeri sekarang akan mewajibkan bank mereka untuk memenuhi standar yang lebih tinggi secara menyeluruh," katanya.

Perubahan pada peraturan MAS sendiri juga membuat perpecahan itu kurang relevan, kata Tharman.

Semua bank di Singapura harus memenuhi persyaratan likuiditas di seluruh operasinya pada Januari 2016, sementara bank yang ditetapkan sebagai 'bank domestik yang penting secara sistematis' akan dikenakan tindakan ekstra baik pada bisnis domestik maupun luar negeri, katanya.

Selain itu, Tharman mengatakan, "Jika cabang bank asing memiliki kehadiran ritel yang signifikan di Singapura, cabang tersebut juga diwajibkan untuk mengintegrasikan operasi ritelnya secara lokal. Anak perusahaan tersebut akan tunduk pada peraturan yang sama dengan bank lokal, dan rezim pengawasan yang sama yang bertujuan untuk meminimalkan risiko bagi deposan lokal."

Oleh karena itu, MAS akan menghapus pemisahan tersebut dari peraturan perbankan, dan rinciannya akan dirilis dalam makalah konsultasi pada bulan Agustus, kata Tharman.

"Tidak perlu terburu-buru. Kami akan menerapkan perubahan tersebut setelah berkonsultasi dengan komunitas perbankan, dan menerapkannya secara bertahap dari waktu ke waktu," katanya.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV