
Dalam perkembangan yang mengejutkan, harga bensin di Singapura mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam hampir tiga minggu. Shell, salah satu pengecer terkemuka, menjadi pelopor dalam menurunkan tarifnya.
Pada Rabu siang, Shell menjual bensin oktan 95 dengan harga diskon 1.44%, yang setara dengan SGD3.42 (US$2.67) per liter. Langkah ini membedakan mereka dari perusahaan lain seperti Caltex, Esso, dan Sinopec yang memilih untuk mempertahankan harga mereka di SGD3.47. Terlepas dari penurunan harga bensin, Shell telah menaikkan harga solar secara signifikan sebesar 5.3%, menjadi SGD3.93.
Menariknya, perkembangan ini bertepatan dengan penurunan harga minyak global. Patokan Brent, misalnya, turun di bawah $100 pada saat penulisan. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh pengumuman dari Iran yang menyatakan bahwa "kapal-kapal non-musuh" dapat berlayar dengan aman melalui Selat Hormuz, asalkan mereka berkoordinasi dengan pihak berwenang Iran.
Bersamaan dengan itu, Presiden AS Donald Trump telah membatalkan ancaman sebelumnya yang ditujukan pada jaringan listrik Iran. Baru-baru ini ia menyatakan bahwa AS dan Iran telah terlibat dalam percakapan yang "sangat baik dan produktif".
Menurut Tom Kloza, seorang penasihat energi terkemuka di Gulf Oil, harga solar telah naik dengan laju yang lebih curam daripada harga bensin. Hal ini sebagian disebabkan oleh tekanan pada pasokan, bahkan sebelum konflik apa pun terjadi. Ia menyatakan, “Dunia memiliki pasokan bensin yang cukup pada tanggal 28 Februari, tetapi pasokan bahan bakar hasil penyulingan menengah seperti solar, gasoil, bahan bakar kapal, dan bahan bakar jet tidak mencukupi.”
Mengapa Shell menurunkan harga bensinnya?
Shell menurunkan harga bensinnya karena penurunan harga minyak global baru-baru ini.
Mengapa harga solar naik lebih cepat daripada harga bensin?
Harga solar mengalami kenaikan lebih cepat daripada harga bensin karena pasokan solar dan distilat menengah lainnya seperti gasoil, bahan bakar kapal, dan bahan bakar jet yang terbatas.
Apa penyebab di balik penurunan harga minyak global baru-baru ini?
Harga minyak global turun setelah Iran menjamin jalur aman bagi "kapal-kapal non-musuh" melalui Selat Hormuz, asalkan mereka berkoordinasi dengan otoritas Iran. Hal ini, ditambah dengan mundurnya Presiden AS Donald Trump dari ancaman untuk menargetkan jaringan listrik Iran, meredakan ketegangan dan menyebabkan penurunan harga minyak.