17 April, 2026

Konsumsi gelas sekali pakai menurun di Korea Selatan

Gelas Sekali Pakai
Waktu Membaca: <1 menit

Konsumsi gelas sekali pakai di restoran cepat saji Korea telah turun hingga 72 persen.

Perubahan telah terjadi sejak perusahaan mulai berpartisipasi dalam gerakan yang digagas pemerintah untuk mengurangi penggunaan plastik.

Kementerian Lingkungan Hidup Korea menilai 1000 gerai dengan 21 merek selama setahun terakhir, 16 di antaranya kopi rantai (termasuk Starbucks) dan lima restoran cepat saji (termasuk Lotteria dan McDonald's) yang semuanya berlokasi di wilayah metropolitan Incheon dan sekitarnya.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa 81 persen gerai menyajikan minuman dalam gelas multiguna, sehingga mengurangi ketergantungan gerai pada gelas sekali pakai dari 206 ton Juli lalu menjadi 58 ton pada April. Semua merek yang dinilai menawarkan diskon bagi pelanggan yang membawa gelas sendiri, dan banyak yang mengganti sedotan plastik dengan alternatif lain.

“Kita bisa hidup tanpa produk sekali pakai dan produk tersebut bisa diganti,” kata seorang pejabat kementerian. “Memang merepotkan tanpa produk sekali pakai, tetapi kita harus berusaha.”

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV