Februari 12, 2026

Laba SingPost pada Q2 naik 38.5% menjadi S$53.4 juta

Cabang091015 0
Waktu Membaca: 2 menit

Perusahaan jasa pos Singapura Post (SingPost) kemarin melaporkan lonjakan laba bersih sebesar 38.5 persen untuk kuartal kedua tahun fiskalnya, didorong oleh keuntungan divestasi dan pertumbuhan berkelanjutan dalam bisnis logistik dan e-commerce-nya.

Laba bersih mencapai S$53.4 juta untuk tiga bulan yang berakhir pada 30 September, naik dari S$38.6 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya, kata SingPost. Pendapatan meningkat 19.4 persen tahun-ke-tahun menjadi S$263.2 juta.

Tukang pos negara itu mengatakan pendapatan dari bisnis surat tradisionalnya turun 5.6 persen tahun-ke-tahun menjadi S$116.5 juta, menyusul divestasi DataPost. Tidak termasuk dampak divestasi tersebut, pendapatan surat tetap stabil, kata SingPost.

Pendapatan logistik naik sebesar 43.3 persen menjadi S$156.1 juta karena kontribusi yang meningkat dari aktivitas e-commerce dan penambahan anak perusahaan baru. Pendapatan dari eceran dan segmen e-dagang naik 7.1 persen menjadi S$23.9 juta.

Kepala eksekutif SingPost Wolfgang Baier mengatakan perusahaan akan terus mendorong dua bidang logistik dan e-commerce untuk mendorong pertumbuhan. "Volume surat menurun di dalam negeri dan regional, dan kami mencari bidang lain untuk mengimbanginya," katanya.

Minggu lalu, SingPost mengumumkan rencana untuk membangun, pada pertengahan tahun 2017, pusat ritel e-dagang senilai S$150 juta, yang pertama di Singapura yang akan menggabungkan toko fisik dan belanja daring.

Perkembangan penting lainnya dalam beberapa bulan terakhir termasuk pembelian saham tambahan sebesar 5 persen di SingPost senilai S$187.1 juta oleh Alibaba untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi 14.5 persen. Raksasa e-commerce Tiongkok itu juga mengumumkan akan berinvestasi hingga S$92 juta untuk membeli 34 persen saham di Quantium Solutions International, anak perusahaan SingPost yang menyediakan logistik e-commerce di kawasan Asia-Pasifik.

Pada bulan September, SingPost menggunakan drone untuk mengirimkan paket berisi surat dan kaos dari Lorong Halus ke Pulau Ubin dalam waktu sekitar lima menit.

Dikatakan bahwa uji coba tersebut menandai pertama kalinya layanan pos di dunia berhasil menggunakan kendaraan udara nirawak untuk “pengiriman surat yang diautentikasi dari penerima ke penerima”.

Pada bulan Oktober, SingPost menandatangani perjanjian bersyarat untuk mengakuisisi saham mayoritas di penyedia logistik Jagged Peak dan perusahaan e-commerce menyeluruh TradeGlobal Holdings masing-masing dengan harga sekitar S$22.5 juta dan S$236 juta. "Seiring dengan berlanjutnya transformasi SingPost untuk membangun sayap kedua yang kuat di bidang logistik e-commerce, fokus dalam beberapa bulan mendatang akan tertuju pada integrasi pasca-merger dan penggalian sinergi dari akuisisi barunya," kata grup tersebut.

Saham SingPost turun 0.3 persen hingga ditutup pada S$1.89 kemarin menjelang pengumuman hasil. Angela Teng

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV