
Dalam pembaruan terkini, hampir 2,900 aplikasi yang diajukan antara peluncuran skema Dukungan Pencari Kerja SkillsFuture pada bulan April dan Agustus telah disetujui. Menteri Ketenagakerjaan Tan See Leng mengungkapkan informasi ini saat menanggapi pertanyaan parlemen pada hari Selasa.
Penelusuran demografi yang lebih mendalam menunjukkan bahwa sebagian besar pelamar berusia antara 26 hingga 40 tahun, yang menyoroti segmen signifikan tenaga kerja yang mencari bantuan selama masa ekonomi yang sulit ini. Namun, bagi mereka yang tidak lolos, alasan penolakannya cukup jelas. Tiga alasan teratas antara lain bukan pengangguran paksa, penghasilan bulanan melebihi S$5,000, atau tidak bekerja setidaknya selama enam bulan dalam setahun terakhir.
Tan telah menegaskan bahwa pelamar yang tidak berhasil masih memiliki opsi untuk mengajukan banding berdasarkan kasus per kasus. "Kami tetap teguh pada pendirian kami dalam kasus-kasus ini, karena skema JS dimaksudkan untuk mendukung mereka yang menganggur secara tidak sukarela... alih-alih mereka yang memilih untuk berhenti," ujarnya dalam komentar yang dilaporkan oleh The Business Times. Dalam kasus ambiguitas mengenai status pengangguran pelamar, Tenaga Kerja Singapura (WSG) mengambil inisiatif untuk memverifikasi klaim dengan pemberi kerja, memastikan penilaian yang menyeluruh.
Skema Dukungan Pencari Kerja SkillsFuture tersedia bagi warga negara Singapura berusia 21 tahun ke atas, dengan syarat mereka telah bekerja minimal enam bulan dalam setahun terakhir dengan pendapatan bulanan rata-rata S$5,000 atau kurang. Untuk memenuhi syarat, pelamar harus pernah mengalami pengangguran karena keadaan yang tidak dapat dikendalikan, termasuk PHK, penutupan perusahaan, atau pemutusan hubungan kerja yang terkait dengan sakit, cedera, atau kecelakaan. Selain itu, nilai properti tempat tinggal mereka tidak boleh melebihi S$31,000, sebuah detail yang tidak luput dari perhatian mereka yang sedang menghadapi kesulitan keuangan.
Saat peluncuran program ini, pemerintah memperkirakan program ini akan memberikan manfaat bagi sekitar 60,000 penduduk setiap tahunnya. WSG, yang mengawasi program ini, dengan cermat memverifikasi klaim pengangguran, dan bekerja sama dengan pemberi kerja sebelumnya jika diperlukan. Ini bukan hanya tentang dukungan finansial; peserta yang berhasil diharapkan untuk terlibat aktif dalam program mereka. pekerjaan Pencarian kerja dapat dilakukan dengan menghadiri kegiatan seperti pembinaan karier atau acara jejaring, dan mendapatkan poin untuk mempertahankan kelayakan mereka. Anggap saja seperti permainan — semakin sering Anda terlibat, semakin besar peluang Anda untuk naik level dalam pencarian kerja.
Dalam pidatonya, Tan juga menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk berkolaborasi dengan para pengusaha dan gerakan buruh guna meningkatkan kesadaran akan program ini. Perusahaan yang menghadapi PHK didorong untuk memfasilitasi pengajuan permohonan pekerja, dengan menekankan dukungan masyarakat. Tinjauan berkala terhadap skema ini direncanakan untuk memastikan program ini terus memenuhi kebutuhan yang terus berkembang dari mereka yang ingin dibantu.
Apa tujuan utama skema Dukungan Pencari Kerja SkillsFuture?
Skema ini dirancang untuk mendukung warga Singapura yang menjadi pengangguran karena tidak sukarela, membantu mereka menemukan peluang kerja baru selama masa-masa sulit.
Siapa saja yang memenuhi syarat untuk skema Dukungan Pencari Kerja?
Kelayakan ini terbatas pada warga negara Singapura berusia 21 tahun ke atas, yang telah bekerja di Singapura setidaknya selama enam bulan dalam satu tahun terakhir, dengan penghasilan bulanan S$5,000 atau kurang. Mereka juga harus menunjukkan bahwa pengangguran mereka disebabkan oleh faktor-faktor di luar kendali mereka.
Apa konsekuensinya jika ditolak dari skema tersebut?
Pelamar yang ditolak memiliki pilihan untuk mengajukan banding atas kasus mereka secara individual, yang memberi mereka kesempatan untuk menentang keputusan yang dibuat terkait kelayakan mereka.