
Smartfren Indonesia telah meluncurkan tagihan operator langsung untuk 12.5 juta pelanggan operator tersebut, bekerja sama dengan perusahaan pembayaran seluler Fortumo.
Kemitraan ini akan memungkinkan Smartfren untuk mendukung penagihan operator dari Google Play dan Windows Phone Store, serta perusahaan media digital dan permainan tertentu.
Dunia Bank memperkirakan bahwa hanya sekitar 5 juta dari 250 juta penduduk Indonesia yang memiliki kartu kredit, sehingga membatasi akses sebagian besar pelanggan ke konten daring. Sebaliknya, lebih dari 65 juta penduduk Indonesia memiliki telepon pintar.
“Dengan dukungan direct carrier billing dari Fortumo, pelanggan kami dapat membeli item dalam aplikasi dan keanggotaan premium semudah memotong saldo atau tagihan Smartfren mereka sendiri, dan ini didukung sepenuhnya oleh jaringan 4G LTE terluas kami untuk pengalaman terbaik dalam menikmati layanan,” kata SVP Layanan Digital Smartfren Revie Sylvaina.
Pada bulan Agustus, pesaing Smartfren, Indosat Ooredoo, membuat kesepakatan serupa untuk menghadirkan layanan tagihan operator langsung Fortumo ke basis pelanggan selulernya sendiri. Fortumo juga baru-baru ini mengumumkan kemitraan dengan Tri di Indonesia dan Globe Telecom di Filipina.