
Meningkatnya kapasitas tenaga surya telah menyulitkan perusahaan listrik nasional Vietnam Listrik (EVN) untuk memastikan distribusi listrik yang stabil secara nasional.
Sifat kapasitas tenaga surya, yang mencakup 25 persen dari total, adalah memproduksi dalam jumlah besar pada siang hari dan tidak berproduksi pada malam hari. Hal ini menimbulkan kesulitan bagi EVN dalam mengoperasikan jaringan listrik nasional, demikian pernyataan perusahaan utilitas nasional dalam sebuah laporan.
Laporan itu mengatakan, ada kalanya jaringan listrik kelebihan pasokan selama jam-jam permintaan rendah antara pukul 10 pagi dan 2 siang ketika radiasi matahari berada pada puncaknya.
Sebaliknya, ketika permintaan daya mencapai titik tertinggi, yakni pada periode 5-30, produksi tenaga surya turun hingga hampir nol dan generator listrik tradisional harus dimobilisasi.
“Rasio pembangkitan energi terbarukan meningkat dan seiring dengan itu muncul ketidakstabilan dalam operasional,” kata laporan tersebut.
Kapasitas tenaga surya Vietnam sekitar 16,500 megawatt pada akhir tahun lalu, hampir 48 persennya berasal dari panel atap dan sisanya dari pembangkit.
Produksi tenaga surya mencapai 10.6 miliar kilowatt-jam tahun lalu, atau 4.3 persen dari total.
Terjadi lonjakan jumlah proyek pembangkit listrik tenaga surya setelah pemerintah menawarkan skema feed-in tariff insentif untuk mempromosikan energi terbarukan energi produksi untuk memenuhi permintaan yang meningkat dalam ekonomi yang tumbuh cepat.