
KELUAR, sebuah perusahaan inovator dan pemimpin industri yang terbukti dalam menyederhanakan solusi mobilitas bisnis, meluncurkan riset global tahunan terbarunya, “Penilaian Teknologi Ritel: Peluang untuk Meningkatkan Pengalaman Konsumen,” yang mengungkapkan bahwa konsumen Australia semakin banyak membuat keputusan belanja berdasarkan keamanan, kepercayaan, dan kualitas pengalaman digital mereka. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa meskipun pengecer Meskipun banyak yang berinvestasi dalam teknologi, banyak yang masih gagal menghadirkan interaksi yang benar-benar personal dan mendalam.
Laporan tersebut menemukan bahwa masih ada ruang untuk kemajuan dalam meningkatkan pengalaman belanja konsumen dengan teknologi yang tersedia saat ini. Konsumen menggunakan eceran Aplikasi digital memberikan kemudahan, dengan 55% menggunakannya untuk penawaran eksklusif, penghematan, dan poin, serta 53% menikmati manfaat seperti proses pembayaran yang lebih cepat. Namun, keterlibatan pengguna tidak tumbuh secepat yang diharapkan peritel, dan insentif lebih lanjut mungkin diperlukan untuk mendorong penggunaan titik kontak digital yang lebih dalam. Selain itu, penekanan yang lebih besar dapat diberikan pada augmented reality (AR) dan visualisasi untuk menciptakan pengalaman yang lebih imersif.
“Sebagian besar teknologi memang sudah ada, tetapi belum dimanfaatkan dengan benar. Konsumen menginginkan pengalaman yang terasa lebih relevan dan berwawasan ke depan daripada yang mereka terima saat ini,” kata Michael Dyson, VP Penjualan APAC di SOTI. “Keterlibatan dan loyalitas dapat meningkat seiring teknologi ini menjadi lebih sentral dalam pengalaman ritel. Perangkat dan aplikasi yang aman dan terhubung adalah titik awal untuk membangun kepercayaan merek.”
Tekanan ekonomi yang meningkat memaksa konsumen Australia untuk memprioritaskan nilai, kenyamanan, dan pembelian lokal, karena 33% kini memeriksa asal produk atau memilih untuk membeli produk buatan dalam negeri. Lebih lanjut, 86% mengambil langkah-langkah penghematan biaya untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi ekonomi dan 63% mengatakan faktor ekonomi telah memengaruhi kemampuan mereka untuk membeli barang-barang yang biasa mereka beli dalam 12 bulan terakhir.
“Konsumen kini tahu persis kapan dan di mana menemukan nilai terbaik, dan mereka menggunakan perangkat digital di setiap langkah perjalanan pembelian,” tambah Dyson. “Peritel bekerja keras untuk memenuhi harapan akan pengalaman yang lancar dan terhubung, namun masalah dengan pelacakan dan pemenuhan secara real-time menyoroti bahwa beberapa proses rantai pasokan mendasar masih perlu diperkuat.”
Meskipun 55% konsumen ingin melihat lebih banyak pengalaman berbelanja yang didukung teknologi, penelitian menemukan bahwa keamanan dan kepercayaan sangat penting. Bahkan, 87% konsumen khawatir tentang masalah privasi atau keamanan data saat berbelanja online atau di toko, dan 69% berpikir dua kali sebelum berbelanja dengan pengecer yang pernah mengalami serangan siber. Sebagian besar sentimen ini berasal dari fakta bahwa 42% konsumen telah menjadi korban penipuan terkait ritel.
“Menemukan keseimbangan yang tepat antara belanja yang lebih cerdas dan berbasis teknologi serta melindungi privasi konsumen telah menjadi sangat penting,” kata Dyson. “Para pembeli terbuka terhadap personalisasi, asalkan mereka percaya bagaimana data mereka dikelola. Mempertahankan kepercayaan itu membutuhkan transparansi dan keamanan yang kuat, terutama pada saat merek-merek besar menghadapi ancaman siber yang semakin meningkat.”
Laporan terbaru SOTI, “Penilaian Teknologi Ritel: Peluang untuk Meningkatkan Pengalaman Konsumen,” dapat diunduh. di sini.
Penelitian SOTI memperluas cakupannya hingga mencakup 13,000 konsumen, mengungkap wawasan penting tentang lanskap ritel yang berkembang di 11 negara, termasuk Italia dan Spanyol untuk pertama kalinya. Pembagian sampel adalah sebagai berikut: AS (2,000), Kanada (1,000), Meksiko (1,000), Inggris (2,000), Jerman (1,000), Prancis (1,000), Swedia (1,000), Belanda (1,000), Italia (1,000), Spanyol (1,000) dan Australia (1,000).
SOTI adalah inovator dan pemimpin industri yang terbukti dalam menyederhanakan solusi mobilitas bisnis dengan membuatnya lebih cerdas, lebih cepat, dan lebih andal. Dengan SOTI, portofolio solusi inovatifOrganisasi dapat mempercayai SOTI untuk meningkatkan dan menyederhanakan operasi seluler mereka, memaksimalkan ROI mereka, dan mengurangi waktu henti perangkat. Secara global, dengan lebih dari 17,000 pelanggan, SOTI telah membuktikan dirinya sebagai penyedia platform seluler andalan untuk mengelola, mengamankan, dan mendukung perangkat penting bisnis. Dengan dukungan kelas dunia dari SOTI, perusahaan dapat membawa mobilitas ke kemungkinan yang tak terbatas. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi soti.net.