7 Maret, 2026

Asia Tenggara Muncul Sebagai Destinasi Pilihan Pembeli Rumah Mewah, Menawarkan Hasil Sewa yang Tinggi

Rumah Mewah di Hong Kong
Waktu Membaca: 2 menit

Phnom Penh dengan cepat berkembang menjadi pusat minat investor yang cerdas, dengan imbal hasil sewa yang mengesankan sebesar 8% hingga 10%. Dalam perubahan yang signifikan, pembeli rumah mewah di seluruh Asia semakin melirik lokasi yang lebih dekat dengan rumah, dengan peningkatan signifikan dalam investasi yang diarahkan ke properti regional, khususnya di Asia Tenggara.

Andrew Grimley, kepala Distribusi Global di International Property Alerts, berbagi wawasan selama Global Property Expo di Singapura, yang diselenggarakan dari tanggal 18 hingga 20 Juli. Ia mencatat, “Meskipun pembeli masih membeli rumah di Eropa, Amerika Utara, dan beberapa wilayah Timur Tengah, terdapat peningkatan yang signifikan dalam aktivitas investasi untuk properti di Asia Tenggara.”

Di antara pasar-pasar unggulan di Asia Tenggara adalah Kamboja, Thailand, Filipina, dan pulau Bali yang indah, Indonesia. Grimley dengan antusias menggambarkan Kamboja sebagai pasar yang menarik, berkat tidak adanya pajak keuntungan modal, imbal hasil sewa yang tinggi, dan potensi apresiasi modal yang signifikan.

“Pasar-pasar mapan seperti Thailand masih berkinerja sangat baik, dan kami menyaksikan pertumbuhan yang signifikan di Bali, sementara Filipina semakin menarik minat,” jelasnya.

Grimley menekankan bahwa Bali dan Thailand merupakan pilihan utama bagi para pencari imbal hasil sewa, dengan Phnom Penh juga menunjukkan diri sebagai kandidat potensial. Di luar Asia Tenggara, ia menyebut Sydney dan Melbourne sebagai pilihan yang dapat diandalkan bagi investor yang menginginkan pendapatan sewa yang solid.

Bagi mereka yang mempertimbangkan investasi properti, Grimley menekankan pentingnya berkolaborasi dengan perusahaan manajemen terkemuka dan berfokus pada apresiasi modal di samping pendapatan sewa. "Sangat penting untuk memperhatikan pertumbuhan pasar—baik dari perspektif pariwisata maupun kinerja ekonomi secara keseluruhan," sarannya.

Dengan Asia Tenggara menjadi titik fokus investasi properti, tampaknya kawasan ini siap untuk tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mempertahankannya, seperti janji hari pantai yang cerah setelah seminggu yang panjang.

pertanyaan

Apa yang mendorong pembeli rumah mewah menuju real estate Asia Tenggara?
Pembeli rumah mewah tertarik pada properti Asia Tenggara karena faktor-faktor menarik seperti hasil sewa yang tinggi, potensi apresiasi modal, dan kondisi pajak yang menguntungkan seperti tidak adanya pajak keuntungan modal di pasar seperti Kamboja.

Negara Asia Tenggara mana yang menjadi populer di kalangan investor?
Negara-negara seperti Kamboja, Thailand, Filipina, dan Indonesia—terutama Bali—mendapatkan daya tarik di kalangan investor karena prospek pertumbuhan dan investasinya.

Apa yang harus diprioritaskan investor saat membeli properti di pasar ini?
Investor harus mencari perusahaan manajemen yang memiliki reputasi baik dan fokus pada apresiasi modal dan hasil sewa, dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan selain pertumbuhan pariwisata di wilayah ini.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV