
Operator toko khusus Filipina, SSI Group, telah melakukan terobosan pertamanya dalam bisnis perjalanan eceran sektor.
SSI, melalui anak perusahaannya SKL International, telah membeli 50 persen saham di Landmark Management Services yang menandai debutnya dalam kategori ritel perjalanan yang semakin menguntungkan.
Saham tersebut diperoleh dari distributor bebas bea Prime dan Regent Asia Kelompok.
"Kami sangat senang menjadi bagian dari pengembangan industri ritel perjalanan. Kami yakin bahwa dengan pengalaman ritel SSI dan pemahaman mendalam Landmark tentang kebutuhan berbelanja yang unik dari para pelancong, kami dapat memperluas pasar kami untuk mencakup wisatawan dan pelancong bisnis," kata Presiden SSI Anthony Huang dalam sebuah pernyataan.
Landmark mengoperasikan toko busana bebas bea dan ritel perjalanan di bandara-bandara besar Filipina serta di Fiesta Mall di pusat kota Manila, di bawah konsesi dari Duty Free Philippines.
SSI Group mengakhiri tahun lalu dengan 723 toko khusus dan area perdagangan ritel seluas 134,000 meter persegi dan berencana untuk membuka 130 toko lagi tahun ini, di luar akuisisi minggu ini. Portofolio merek perusahaan tersebut meliputi Marks and Spencer, Gucci, Burberry, Hermès, Prada, Salvatore Ferragamo, Lacoste, Michael Kors, Kate Spade, Gap, Bershka, Aeropostale, Samsonite, Nine West, dan Payless Shoe Source.