Februari 12, 2026

Klaim paket online yang terlantar 'sebagian tidak benar'

artikel 1338960 02729373000005DC 941 634x396
Waktu Membaca: <1 menit

Tiongkok Post mengatakan laporan bahwa ribuan paket dari luar negeri telah terlantar di pelabuhan Shanghai selama berbulan-bulan karena terlilit utang jutaan yuan dalam biaya pelabuhan adalah "sebagian tidak benar." Hal ini mengikuti klaim daring bahwa 200 kontainer yang sebagian besar berisi haitao — barang yang dibeli daring dari luar negeri — yang dibawa melalui kapal ke kota itu ditumpuk di pelabuhan Shanghai. Barang-barang yang diangkut melalui udara tidak terpengaruh. Barang-barang tersebut sebagian besar dikatakan dibeli dari Jepang antara Oktober dan November — termasuk popok dan produk bayi lainnya yang dipesan oleh orang tua. Diklaim secara daring bahwa penundaan tersebut terjadi karena China Post Express Mail Service berutang sekitar 5 juta yuan (US$817,730) kepada Shanghai International Port Group dan menolak untuk membayar.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV