
"Kami gembira menyambut Indonesia AirAsia X di Sydney, menyediakan lebih banyak pilihan bagi warga Sydney yang bepergian ke Bali, serta konektivitas yang lebih baik ke destinasi-destinasi di Indonesia dan Asia dari hub Bali milik maskapai ini," kata Direktur Pelaksana dan CEO Bandara Sydney, Kerrie Mather.
“Kami sangat gembira bahwa Bandara Sydney sekarang menjadi bandara jarak jauh berbiaya rendah terkemuka di dunia, dengan lima maskapai penerbangan jarak jauh berbiaya rendah internasional.”
Bali merupakan pasar wisata luar negeri terbesar di Australia. Sekitar 416,000 warga Australia melakukan perjalanan dari Sydney ke Indonesia dalam 12 bulan hingga Juli 2015, meningkat delapan persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Lebih dari 555,000 penumpang melakukan perjalanan antara Sydney dan Indonesia tahun lalu, dan layanan baru ini akan secara signifikan meningkatkan kapasitas ke salah satu tujuan wisata favorit di Sydney tepat pada liburan musim panas,” kata Ibu Mather.
Direktur Utama AirAsia X Indonesia Dendy Kurniawan yang mendarat di Sydney pada penerbangan perdana yang dioperasikan dengan pesawat A330-300 itu mengatakan, Australia merupakan pasar penting bagi Indonesia AirAsia X dan maskapai ini berkomitmen untuk lebih memperkuat kehadirannya di Australia.
"Kami gembira dapat melayani penerbangan langsung antara Bali dan Sydney, memberikan kesempatan bagi warga Sydney untuk menjelajahi Bali dan sekitarnya dengan harga yang terjangkau. Dari Bali, tamu kami dapat terbang ke berbagai destinasi eksotis di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta," kata Bapak Kurniawan.
Indonesia AirAsia X merupakan maskapai keempat yang melayani rute Sydney-Bali