15 Maret, 2026

Takata memutuskan untuk mengajukan kebangkrutan

Kantong Udara Toyota
Waktu Membaca: <1 menit

Takata Corp Jepang memutuskan pada hari Senin untuk mengajukan perlindungan kebangkrutan di Jepang dengan kewajiban lebih dari 1 triliun yen (US$9 miliar), media Jepang melaporkan, saat pemasok suku cadang mobil tersebut telah berjuang karena inflator kantung udaranya yang rusak yang menjadi pusat penarikan produk terbesar dalam industri otomotif.

Keputusan itu diambil dalam rapat dewan khusus, kata lembaga penyiaran publik NHK.

Takata diperkirakan akan mengajukan prosedur perlindungan kebangkrutan ala Bab 11 AS, bersamaan dengan pengajuan serupa di Amerika Serikat, menurut sumber Reuters. Hal ini akan membuka peluang bagi keuangan penyelamatan dari pemasok suku cadang mobil AS, Key Safety Systems, yang telah ditunjuk Takata sebagai sponsor keuangan pilihannya.

Inflator kantung udara rusak buatan Takata telah dikaitkan dengan sedikitnya 17 kematian di Amerika Serikat dan negara lain, yang memicu penarikan kembali global besar-besaran yang dimulai hampir satu dekade lalu.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV