
Telkomcel Timor Leste telah meluncurkan layanan 4G menggunakan peralatan dari teknologi mitra Ericsson.
Telkomcel telah menerapkan perangkat lunak EPC virtual dan LTE RAN Ericsson Radio System milik Ericsson untuk memungkinkannya menyediakan layanan LTE kepada basis pelanggannya.
Ericsson juga menyediakan sistem pusat data skala besar untuk penerapan guna menghadirkan jaringan yang mampu mendukung lingkungan dan solusi berkapasitas tinggi.
Telkomcel didirikan pada tahun 2012 oleh perusahaan induk Telin dari negara tetangga Indonesia, dan kini memiliki sekitar 450,000 pelanggan seluler dari total populasi 1.2 juta. Operator tersebut telah menjadi pelanggan lama Ericsson.
"Kerja sama ini merupakan tonggak penting karena semakin memperkuat kemitraan kami dengan Telkomcel dan merupakan bukti lain dari komitmen kami terhadap kesuksesan pelanggan kami," kata Presiden Ericsson untuk Indonesia dan Timor Leste, Jerry Soper.
“Dengan tersedianya layanan pelanggan 4G, masyarakat Timor Leste akan dapat menikmati lebih banyak fitur telepon pintar yang telah secara signifikan memengaruhi cara masyarakat hidup dan berbisnis.”