15 Maret, 2026

Manajemen puncak Luckin dipecat karena data penjualan palsu

cangkir kopi
Waktu Membaca: 2 menit

Cina kopi Jaringan Luckin, yang pernah dipuji karena upayanya yang terang-terangan untuk melengserkan Starbucks di negara tersebut, telah memecat atau menskors delapan eksekutif atas tuduhan pemalsuan data penjualan tahun lalu.

Para eksekutif Luckin, Jenny Zhiya Qian, yang merupakan CEO, dan Jian Liu, COO, telah dipecat terkait skandal yang dipublikasikan secara luas yang menyebabkan harga sahamnya anjlok lebih dari 70 persen di bursa saham Nasdaq, New York sebelum perdagangan saham tersebut ditangguhkan.

Dalam laporan laba rugi, perusahaan melaporkan penjualan yang berlebihan setidaknya sebesar RMB2.2 miliar (US$310 juta). Ketika pernyataan keliru itu diungkapkan oleh seorang whistleblower, perusahaan mengumumkan penyelidikan dan menskors Liu.

Menurut laporan di Selatan Tiongkok Morning Post, enam eksekutif dan karyawan Luckin lainnya yang terlibat atau mengetahui penipuan tersebut juga telah diskors atau diberhentikan sementara. Wakil Presiden Senior perusahaan Jinyi Guo telah ditunjuk sebagai pelaksana tugas CEO.

Tingkat sebenarnya dari salah penyajian tersebut masih belum jelas sementara panel meninjau catatan keuangan, namun, November lalu, perusahaan mengklaim penjualan berjalan enam kali lipat dari tahun sebelumnya.

Sebelum melantai di bursa saham AS, perusahaan tersebut memperoleh investasi dari dana kekayaan negara milik Pemerintah Singapura, GIC, dan China International Capital Corp. Perusahaan tersebut berhasil meraup US$778 juta pada awal Januari, dan $645 juta dalam IPO di AS.

"Perusahaan akan terus bekerja sama dalam investigasi internal dan berfokus pada pengembangan bisnisnya di bawah kepemimpinan dewan direksi dan manajemen senior saat ini," kata pernyataan yang dikeluarkan minggu ini oleh dewan perusahaan.

Luckin berkembang pesat sejak didirikan tiga tahun lalu, dan mengoperasikan lebih dari 4500 lokasi di Tiongkok hingga akhir tahun lalu, melampaui 4300 gerai Starbucks. Saat itu, Luckin bertekad untuk menggulingkan Starbucks melalui pertumbuhan agresif dan pembelian berbasis aplikasi yang mengutamakan layanan pesan-antar dan bawa pulang.

Para petinggi Luckin dipecat karena data penjualan palsu

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV