
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pariwisata Indonesia telah kembali normal dan pulih 100 persen pasca aksi teror dan ledakan bom di Thamrin Boulevard, Jakarta Pusat, Kamis lalu.
Ia mengatakan bahwa Jakarta, khususnya kawasan di sekitar Thamrin Boulevard, telah kembali normal setelah diguncang oleh bom bunuh diri dan baku tembak antara polisi dan teroris pada 14 Januari 2016.
Kondisi normal itu seperti yang banyak digembar-gemborkan masyarakat di media sosial bahwa Jakarta sudah kembali menjalani kehidupan normal seperti hari-hari biasanya.
“Banyak orang bahkan memadati lokasi ledakan bom kantor polisi untuk mengambil foto profil mereka,” kata menteri tersebut.
Selama hari bebas kendaraan bermotor (CBD) pada hari Minggu di Thamrin Boulevard, warga biasanya memanfaatkan Bundaran HI, Lapangan Monumen Nasional, dan Senayan sebagai titik kumpul.
Namun kali ini (Minggu, 17 Januari), mereka mengubah tempat berkumpul mereka. Kantor polisi di persimpangan tempat bom bunuh diri terjadi pada hari Kamis menjadi tempat berkumpul favorit mereka.
Menurut menteri, warga Jakarta jelas tidak takut. Mereka tidak ragu untuk berfoto dengan latar lokasi pengeboman. Nantinya, mereka bisa mengganti foto profil di media sosial, katanya.
"Jadi, kondisi keamanan sudah betul-betul kembali normal. Warga bisa bertindak sendiri untuk melaporkan fakta dan kondisi sebenarnya di internet melalui akun twitter, facebook, instagram, path, pinterest dan lain-lain," kata Menpar.
Pada hari Kamis (14/XNUMX), dua teroris melancarkan serangan bunuh diri di kantor polisi di Thamrin Boulevard dekat Sarinah Department Store, yang diikuti oleh baku tembak antara tiga teroris lainnya dan polisi di Starbucks. Tanaman toko yang bersebelahan dengan department store Sarinah.
Dalam hitungan jam, polisi berhasil menggagalkan penyerangan, menembak mati tiga orang di antaranya sementara dua lainnya tewas dalam pengeboman bunuh diri tersebut. Insiden tersebut juga menewaskan tiga warga sipil (satu orang meninggal di rumah sakit tiga hari kemudian) dan 32 orang terluka, termasuk personel polisi.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian membenarkan bahwa teroris yang mendalangi serangan di Jakarta pada hari Kamis terkait dengan kelompok teror ISIS.
"Tim kami saat ini tengah memburu anggota jaringan teror ini yang terkait dengan kelompok ISIS di Raqqa," ujarnya dalam jumpa pers di kantor kepresidenan seusai rapat terbatas yang dipimpin Presiden terkait masalah ini, Kamis malam.
Ia mengatakan kelompok ISIS telah mengubah strateginya. Sebelumnya mereka hanya beroperasi di Suriah dan Irak, tetapi setelah pemimpin mereka, Abubakar Baghdadi, memerintahkan mereka untuk menyebarkan kegiatan mereka ke luar Irak dan Suriah, mereka mulai mendirikan modul teror ISIS di seluruh dunia, jelasnya.
“Sel-sel teroris dapat ditemukan di Perancis, Eropa, Afrika Utara, Turki, dan Asia Tenggara. Asia, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan negara-negara lainnya,” ujarnya.
Di Asia Tenggara, ada tokoh yang berhasrat mendirikan Khatibah Nusantara dan ingin menjadi pemimpin kelompok ISIS di kawasan tersebut.
“Akhir-akhir ini persaingan kepemimpinan mulai berkembang. Di Filipina, mereka telah mendirikan modul teror di Filipina Selatan, dan sekarang, banyak orang bersaing untuk menjadi pemimpin. Terkait hal ini, salah satu tokoh ISIS melancarkan serangan ini. Sementara ini, kami telah mengidentifikasi kelompok tersebut, dan kami masih melacaknya,” tegas Tito.