
Menindaklanjuti pernyataan terbarunya, Asosiasi Penyelenggara Wisata dan Perhotelan Indonesia (APTI) Perjalanan Agen (ASITA) resmi memboikot lewat surat edaran maskapai nasional Garuda Indonesia atas keputusan untuk mengurangi komisi untuk agen perjalanan.
Surat yang ditandatangani Ketua ASITA Asnawi Bahar itu menyebutkan Garuda Indonesia belum memberikan tanggapan kepada asosiasi tersebut.
"Selama masa penyelesaian permasalahan dengan Garuda Indonesia, ASITA Indonesia telah memutuskan bahwa seluruh anggota ASITA dilarang untuk melakukan aktivitas apapun yang melibatkan Garuda Indonesia," demikian bunyi surat tersebut.
Sebelumnya, Asnawi mengatakan komisi maskapai dari penjualan tiket akan dipotong dari 7 persen menjadi 5 persen untuk penerbangan internasional dan 5 persen menjadi 3 persen untuk penerbangan domestik.
Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar sebelumnya juga membenarkan bahwa maskapai akan mengurangi komisi untuk agen perjalanan.
"Kami sedang menyesuaikan pola bisnis dengan mitra kami, agen perjalanan. Situasi bisnis berubah sangat cepat, dengan perjalanan daring yang jauh lebih kuat, tetapi kami juga ingin mempertahankan agen perjalanan tradisional," katanya.
Benny menambahkan bahwa keputusan tersebut mungkin bersifat sementara, karena akan bergantung pada situasi pasar. Ia menolak berkomentar mengenai protes tersebut.
ASITA saat ini memiliki sekitar 6,300 anggota agen perjalanan dan tur di seluruh Indonesia, termasuk Panorama Tours Indonesia–unit inti Panorama Group, grup perjalanan terpadu terbesar di Indonesia.